MF Djamal
Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:17 WIB

Jamdatun RI Perkuat Penerapan Good Corporate Governance Telkom

Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga bersama Jamdatun Loeke Larasati Agoestina menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara di Jakarta (17/10).Foto/Telkom/ECONOMICZONE
Direktur Utama Telkom Alex J Sinaga bersama Jamdatun Loeke Larasati Agoestina menandatangani Kesepakatan Bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara di Jakarta (17/10).Foto/Telkom/ECONOMICZONE

ECONOMIC ZONEJakarta, 17 Oktober 2018 – Sebagai upaya memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance) di lingkungan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) serta menunjang kinerja perusahaan, Telkom dan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Republik Indonesia (JAM DATUN RI) melaksanakan Penandatanganan Kesepakatan Bersama tentang Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Alex J. Sinaga dan Jaksa Agung Muda Perdata & Tata Usaha Negara (Jamdatun) Loeke Larasati Agoestine di Jakarta, Rabu (17/10).

Direktur Utama Telkom mengungkapkan, dengan visi Be the King of Digital in the Region dan misi Lead Indonesian Digital Innovation and Globalization, Telkom terus mengembangkan kapabilitasnya untuk membangun masyarakat digital Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dalam rangka mewujudkan program Pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

‘’Untuk mewujudkan visi dan misi besar tersebut, Telkom dihadapkan pada tantangan dan dinamika dalam berbagai aspek, baik aspek teknologi dan sumber daya manusia, maupun aspek hukum yang berpotensi terjadinya loss of business opportunity,” ungkap Alex.

Oleh karena itu, tegas Alex, sebagai Badan Usaha Milik Negara dan juga Perusahaan Terbuka, Telkom memiliki tanggung jawab dan komitmen yang kuat untuk memastikan setiap kegiatan bisnis dilakukan dengan mengacu pada prinsip tata kelola yang baik.

JAM DATUN diberikan wewenang berdasarkan Peraturan Perundangan-undangan untuk memberikan pertimbangan hukum berupa Pendapat Hukum (Legal Opinion), Pendampingan Hukum (Legal Assistance), dan Audit Hukum (Legal Audit). Pertimbangan dimaksud bersifat preventif sehingga diharapkan mengurangi penyimpangan dan meningkatkan kepatuhan perusahaan. Selain itu, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara dapat memberikan bantuan hukum (litigasi dan non litigasi) dan tindakan hukum lain dalam rangka menyelamatkan dan memulihkan keuangan/kekayaan negara.

Sementara itu, Jamdatun Loeke Larasati Agoestin menjelaskan, Penandatanganan Kesepakatan Bersama ini merupakan wujud nyata dukungan Korps Adhyaksa terhadap pelaksanaan kegiatan usaha Telkom yang selain beraspek bisnis, juga wajib melakukan pengelolaan perusahaan berdasarkan prinsip-prinsip GCG. “Pendampingan Hukum yang diberikan Jaksa Pengacara Negara kepada Telkom telah sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2016 yang menugaskan Jaksa Agung melakukan pendampingan/pertimbangan hukum antara lain kepada BUMN, dengan mengutamakan pencegahan guna mengurangi penyimpangan, sehingga di sisi lain akan meningkatkan kepatuhan perusahaan pada regulasi yang ada,” jelas Loeke.

Telkom dan JAM DATUN RI telah membuat Kesepakatan Bersama pada tahun 2013 dan tahun 2015. Selama rentang waktu tersebut, telah banyak sumbangsih dan kontribusi JAM DATUN RI Indonesia kepada Telkom melalui pemberian asistensi dan pendapat hukum dalam penyusunan kebijakan internal perusahaan dan pelaksanaan operasional bisnis perusahaan.

“Kami memahami bahwa Kesepakatan Bersama antara Telkom dan JAM DATUN lahir merupakan wujud adanya kesamaan tekad dan semangat dari Telkom JAM DATUN untuk bersama-sama melindungi kepentingan negara yang salah satu bagiannya dijalankan oleh Telkom,” demikian pungkas Alex.

 

 

 

 

Komentar

Berita Lainnya

 
Nasional
12/06/2019 14:31 WIB
Banjir di Sulawesi dan Kalimantan, Telkomsel Terus Jaga Kualitas Jaringan
Telkomsel terus menjaga kualitas layanan telekomunikasi di kawasan tersebut agar tetap lancar baik saat  terjadi banjir maupun paska banjir.
 
Nasional
01/06/2019 18:15 WIB
Telkomsel Berangkatkan 7.000 Pelanggan Mudik Gratis
Telkomsel memberangkatkan sekitar 7.000 pelanggan mudik secara gratis di 4 mode transportasi yaitu pesawat, bus, kapal laut dan kereta api airport railink. Para peserta dalam program Mudik Bareng Telkomsel ini kembali ke kampung halaman di 18 kota tujuan.
 
Nasional
01/06/2019 18:08 WIB
Mudik Bareng 2019 XL Axiata Berangkatkan 1.300 Mitra Penjual Pulsa Pulang Kampung
Melanjutkan program rutin yang sudah berlangsung setiap tahun, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) kembali menggelar program Mudik Bareng bagi para mitra penjual pulsa dan produk layanan XL Axiata dari wilayah Jabodetabek.
 
Nasional
31/05/2019 11:52 WIB
Asabri Lepas 1.300 Pemudik Lewat BUMN Mudik Bareng 2019
PT Asabri (persero) memberangkatkan 1300 Pemudik, ke kampung halamannya secara gratis, dalam program BUMN Mudik Bareng 2019
 
Nasional
30/05/2019 21:57 WIB
TelkomGroup Antar 8.250 Pemudik Pulang Kampung
Menyambut Idul Fitri 1440 H dan guna memberi kemudahan kepada warga masyarakat yang akan mudik ke kampung halamannya masing-masing, TelkomGroup kembali menggelar mudik bersama dengan memberangkatkan tidak kurang dari 8.250 pemudik yang dilaksanakan di berbagai daerah.
 
Nasional
29/05/2019 17:16 WIB
IPC Lepas 22 Ribu Peserta Mudik Gratis Tujuan 16 Kota Di Jawa Dan Sumatera
PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC memberangkatkan 22 ribu peserta Mudik Gratis bersama IPC Grup 2019. Sebanyak 410 bus berstandar pariwisata dikerahkan untuk mengantar para pemudik dengan tujuan 16 kota di Jawa dan Sumatera.
 
Nasional
27/05/2019 20:00 WIB
Safari Ramadan, Bank BTN Donasikan Rp2,24 Miliar
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) telah menyelesaikan rangkaian acara Safari Ramadan di 52 wilayah Indonesia dengan total nilai bantuan yang tersalurkan mencapai Rp 2,24 miliar.