BPMI Setpres
Senin, 11 Januari 2021 - 15:33 WIB

Perkuat Sektor Pertanian Nasional dengan Skala Ekonomi dan Teknologi

Foto/BPMI Setpres/ECONOMICZONE
Foto/BPMI Setpres/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Peningkatan skala ekonomi dan penerapan teknologi pertanian merupakan langkah utama pembangunan pertanian nasional yang harus segera ditempuh. Dengan cara itu maka biaya produksi dapat menjadi lebih murah sehingga menimbulkan harga yang kompetitif dari produksi komoditas pertanian nasional.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat meresmikan pembukaan Rapat Kerja Nasional Pembangunan Pertanian Tahun 2021 yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 11 Januari 2021.

“Skala luas dan teknologi pertanian dipakai betul. Itulah cara-cara pembangunan pertanian yang harus kita tuju sehingga harga pokok produksinya nanti bisa bersaing dengan harga komoditas yang sama dari negara-negara lain,” ujarnya.

Di masa pandemi saat ini, sektor pertanian menempati posisi sentral. Apalagi dengan penduduk Indonesia yang sejumlah lebih dari 270 juta jiwa mengharuskan pengelolaan pertanian dijalankan dengan baik dan serius.

Presiden mengatakan, pembangunan pertanian sudah harus segera dilakukan secara detail, utamanya terkait komoditas yang saat ini masih memerlukan impor.

“Urusan bawang putih, gula, jagung, kedelai, dan komoditas lain yang masih impor tolong ini menjadi catatan dan segera dicarikan desain yang baik agar bisa kita selesaikan,” kata Presiden.

Pembangunan pertanian kini tak lagi bisa hanya dilakukan dengan menggunakan cara-cara konvensional yang sudah bertahun-tahun dilakukan. Menurut Kepala Negara, apa yang dibutuhkan oleh negara kita ialah membangun sebuah kawasan pertanian berskala ekonomi besar, termasuk salah satunya lumbung pangan baru.

“Oleh sebab itu kenapa saya dorong food estate ini harus diselesaikan. Paling tidak tahun ini yang di Sumatera Utara dan Kalimantan Tengah harus selesai. Kita mau evaluasi masalahnya apa, teknologinya yang kurang apa, karena ini akan menjadi contoh,” imbuhnya.

Kepala Negara melihat bahwa permasalahan utama yang dihadapi para petani lokal selama ini ialah tidak kompetitifnya harga komoditas yang mereka hasilkan. Biaya pokok produksi yang tinggi oleh karena produksi yang dilakukan dalam jumlah sedikit menyebabkan komoditas lokal kalah bersaing dengan komoditas impor.

Untuk itulah diperlukan peningkatan skala ekonomi sehingga para petani yang nantinya terhimpun dalam kelompok tani besar memiliki nilai tukar petani yang lebih besar sekaligus meningkatkan jumlah produksi.

“Kalau harga tidak kompetitif ya akan sulit kita bersaing sehingga sekali lagi ini harus dibangun dalam sebuah lahan yang sangat luas,” tutur Presiden.

Untuk diketahui, turut hadir dalam acara rakernas tersebut di antaranya ialah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, hingga Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.
 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
21 jam yang lalu
Jaringan Listrik Wilayah Terdampak Berangsur Pulih Pascagempa M6,2
Jaringan listrik di wilayah terdampak gempa M6,2 berangsur pulih. PLN bergerak cepat untuk memperbaiki kelistrikan di wilayah Kabupaten Mamuju dan Majene, Provinsi Sulawesi Barat.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Warga Kepulauan Talaud Rasakan Guncangan Kuat Gempa M7,0
Warga Kepulauan Talaud merasakan guncangan kuat saat gempa terjadi pada Kamis (21/1), sekitar pukul 19.23 WIB. BMKG melaporkan pemutakhiran parameter gempa pada magnitudo 7,0 serta berada 132 km timur laut Melonguane, Sulawesi Utara.
 
Nasional
21 jam yang lalu
Everything is Game: NBA® 2K21 Generasi Berikutnya Kini Tersedia di Indonesia
Dengan bangga 2K mengumumkan bahwa NBA┬« 2K21 untuk konsol generasi berikutnya kini sudah tersedia di Indonesia. NBA 2K21, yang dirilis hari ini untuk PlayStation┬«5* dan tersedia pula untuk Xbox Series X|S, dirancang dengan penuh ketelitian untuk memaksimalkan pemanfaatan kekuatan,…
 
Nasional
21 jam yang lalu
Hankook Resmi Menjadi Ban Orisinal untuk Audi RS Q8
Produsen ban global Hankook Tire kembali menjadi mitra OE (original equipment) bagi produsen mobil premium asal jerman Audi. Setelah resmi menjadi ban orisinal untuk Audi RS 6 Avant dan Audi RS 7 Sportback pada akhir 2020 lalu, kini giliran model RS (racing sport) dari kategori SUV…
 
Nasional
21/01/2021 21:20 WIB
Lion Air Resmikan Rute Penerbangan Baru, Yaitu Surabaya-Berau
Lion Air resmikan rute baru penerbangan penumpang dari Surabaya melalui Bandara Internasional Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB) menuju Bandar Udara Kalimarau, Berau, Kalimantan Timur (BEJ), pada Rabu (20/1/2021).
 
Nasional
21/01/2021 19:42 WIB
Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ-182 Resmi Dihentikan
Operasi pencarian korban dan badan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 secara resmi dihentikan hari ini. Keputusan tersebut disampaikan oleh Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito di Pelabuhan Jakarta International Container Terminal (JICT), Jakarta.
 
Nasional
21/01/2021 19:26 WIB
Pemerintah Perpanjang PPKM hingga Dua Pekan Mendatang
Pemerintah akan kembali memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) selama dua minggu ke depan mulai tanggal 26 Januari 2021 hingga 8 Februari 2021. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan sejumlah parameter pandemi yang selalu dipantau pemerintah.…
Telkomsel