EKA
Jumat, 04 Desember 2020 - 18:31 WIB

Vaksinasi Dilakukan Bertahap, Protokol 3M Tetap Harus Dilakukan

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Pakar Imunisasi dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH mengungkapkan bahwa salah satu cara untuk memutus penyebaran Covid-19 adalah melalui vaksinasi. Namun, vaksinasi saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan langkah proaktif masyarakat dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan 3M: Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak.

“Berdasarkan penelitian dari WHO, Protokol kesehatan 3M ini telah ditetapkan sebagai standar bagi semua negara,” kata Pakar Imunisasi dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH di Jakarta, Kamis (3/12).

Menurutnya, masyarakat atau negara yang tidak melakukan protokol kesehatan 3M kemungkinan besar akan 100 persen tertular COVID-19. Namun apabila masyarakatnya mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik, maka dapat menurunkan risiko penularan hingga 35 persen. Sedangkan jikalau menggunakan masker tiga lapis, akan mampu menurunkan risiko penularan hingga 45 persen, masker bedah yang warnanya hijau atau biru menurunkan risiko penularan hingga 70 persen. Selain itu, kalau masyarakat menjaga jarak aman, akan menurunkan risiko penularan hingga 85 persen.

“Jadi yang berkerumun itu, menurut saya keterlaluan sekali karena abai kepada dirinya sendiri dan orang di sekitarnya”, ujarnya.

Elizabeth mengingatkan masyarakat harus sadar terkait kapasitas produksi vaksin tidak cukup untuk semua penduduk. Artinya, vaksinasi dilakukan secara bertahap dan membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan. “Protokol 3M tadi harus tetap kita jalankan, bahkan setelah kita divaksinasi jangan merasa terlindungi 100%. Sehingga dengan begitu, masker dan hand sanitizer akan terus kita bawa sebagai budaya kita ke depannya,” jelasnya.

Terkait program vaksinasi nanti, tentu Pemerintah akan memberikan aturan mengenai yang akan bertugas memberikan vaksinasi dan siapa yang diberikan vaksin secara bertahap. “Tentu nantinya ada aturan kapan vaksinasinya, di mana, dan siapa. Tentu siapanya ini tidak semua orang, itu yang harus kita mengerti. Karena vaksin yang ada baru untuk kelompok tertentu, seperti misalnya yang diprioritaskan kepada tenaga kesehatan terlebih dahulu. Kenapa diutamakan tenaga kesahatan? Karena mereka yang menolong orang sakit, dan kalau tenaga kesehatan kita tertular, mereka bisa menularkan kepada orang lain, itu alasan yang harus bisa diterima”, tambanya.

Saat vaksin belum ada, Indonesia sangat bisa memutus rantai penularan COVID-19 dengan tidak keluar rumah kalau tidak perlu sekali. Ini sudah terbukti di Thailand, sudah 5 bulan tidak ada penularan antar penduduk. Kasus COVID-19 itu hanya berasal dari pendatang. “Pendatang yang masuk Thailand di screening dan apabila positif, dikarantina dua minggu. Indonesia belum bisa melakukan hal tersebut, karena orangnya belum disiplin. Kalau semua bisa disiplin saya yakin Indonesia bisa seperti Thailand,” jelasnya.

Tenaga kesehatan yang tengah merawat pasien COVID-19, Lia Gustina bertugas sejak April di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat. “Saya berharap kepada masyarakat, untuk tetap menjaga protokol Kesehatan 3M dan tidak berkerumun meski ada vaksin nantinya. Tetap mendukung kami yang ada di garda terdepan,” ujarnya.

Sebagai tenaga kesehatan yang bertemu langsung dengan pasien COVID-19, dirinya sangat mendukung pengadaan vaksin COVID-19 oleh Pemerintah, “Mewakili teman-teman di Wisma Atlet ini, saya sangat mendukung dan berharap pandemi ini akan segera berakhir, dan untuk kebaikan rakyat Indonesia semua. Saya berharap agar segera diadakan vaksinasi agar kami juga tenaga kesehatan bisa terus menolong masyarakat yang terpapar COVID-19. Lalu bagi masyarakat di luar sana mari kita bersama-sama memutus rantai penyebaran COVID-19 ini dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak terutama dengan tidak berkerumun”, ujarnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
20 jam yang lalu
Olah 15 Juta Bahan Baku, Bio Farma Produksi 4,7 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Bio Farma siap untuk meneruskan proses produksi vaksin Covid-19 menjadi final product setelah menerima 15 juta dosis bulk dari Sinovac pada 12 Januari 2021 yang lalu.
 
Nasional
20 jam yang lalu
Jasa Marga Targetkan Tol Balikpapan-Samarinda Seksi 1 dan 5 Beroperasi Pertengahan Tahun 2021
PT Jasamarga Balikpapan-Samarinda (JBS), kelompok usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang mengelola Jalan Tol Balikpapan-Samarinda menargetkan pengoperasian dua seksi terakhir dari Jalan Tol Balikpapan-Samarinda pada pertengahan tahun 2021.
 
Nasional
25/01/2021 18:40 WIB
Pesawat C-130 Hercules Angkut Bansos Dari Lanud Haluoleo Kendari
Pesawat C-130 Hercules A-1337 dari Skadron Udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh Malang yang diterbangkan Mayor Pnb Fahmi membawa bantuan sosial untuk para korban bencana alam di Mamuju Majene Sulawesi Barat. Bantuan sebanyak 12 ton lebih tersebut diberangkatkan dari Lanud Haluoleo Kendari,…
 
Nasional
25/01/2021 18:25 WIB
Perkuat Pengembangan Usaha BUMN Klaster Pangan, RNI Gandeng TaniHub Group
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) menggandeng start up agritech ternama PT Tani Group Indonesia (TaniHub Group) dalam kerjasama pengembangan usaha dan bisnis pertanian dan UMKM. Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama RNI…
 
Nasional
25/01/2021 16:17 WIB
Awali 2021, Bridgestone Indonesia Fokus Menambah Mobile Service Untuk Pelanggan Fleet
PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indonesia), pemimpin global dalam Layanan Mobilitas Berkelanjutan dan Solusi Tingkat Tinggi, di awal tahun 2021 ini mengumumkan fokus bisnisnya untuk kategori ban komersial, yaitu untuk terus menambah layanan mobile service bagi pelanggan…
 
Nasional
25/01/2021 16:12 WIB
Dukung Pelaku UMKM Perluas Pangsa Pasar, Telkomsel dan Gojek Integrasikan Layanan Iklan Digital
Telkomsel bersama Gojek terus memperkuat komitmen dalam mendorong pemberdayaan UMKM di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital terdepan yang tepat guna, menyusul kerja sama kedua perusahaan yang diumumkan tahun lalu. Kini, kedua perusahaan berkolaborasi untuk mengintegrasikan…
 
Nasional
24/01/2021 10:46 WIB
Antar Langsung PMI ABK Pulang ke Rumahnya, Kepala BP2MI: Saya Nyatakan Perang dan Akan Pasang Badan
Kepala BP2MI Benny Rhamdani, mengantar langsung salah satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) Awak Kapal Perikanan (ABK), Tri Septianto, ke rumahnya di Poyoa Kecil, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Jumat (22/1/2021) malam setelah sebelumnya ia bersama belasan kawan lainnya telah mengadukan…
Telkomsel