EKA
Jumat, 27 November 2020 - 17:39 WIB

BRI Pacu UMKM untuk Terus Berkembang

Foto/Dok-BRI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BRI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Bank BRI terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin tumbuh, berdaya saing, dan segera pulih dari masa sulit akibat pandemi Covid-19. Pentingnya posisi UMKM bagi Indonesia karena serapan tenaga kerja hingga 2018 ada 116,97 juta orang, atau 98 persen. Selain dari sisi penyerapan tenaga kerja, UMKM juga menyumbang Rp8.573,9 triliun (61,07 persen) PDB Indonesia (atas harga berlaku) per 2018.Karena perannya yang besar, UMKM harus dijaga dan dikembangkan agar semakin berdaya.

“Fokus bisnis BRI adalah pengembangan UMKM. Kami terus berupaya agar UMKM bisa semakin mudah mendapat akses permodalan, memperluas pasar, dan meningkat kemampuan serta kualitas produknya. Ini harus dilakukan agar UMKM semakin kuat dan cepat membantu pencapaian target-target SDGs yang ditargetkan tercapai pada 2030,” kata Direktur Utama BRI, Sunarso dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (27/11).

Selama ini, mayoritas nasabah BRI adalah pelaku UMKM. Komposisi kredit yang disalurkan BRI terhadap UMKM telah mencapai 80,65 persen dari total kredit per kuartal III/2020. Ini merupakan milestone dari perseroan, dimana untuk pertama kalinya BRI mampu mencapai porsi kredit UMKM sebesar 80 persen. Padahal pencapaian tersebut targetkan di tahun 2022, dan BRI mampu menjawab tantangan tersebut lebih cepat.

Pembiayaan yang diberikan BRI terhadap UMKM terpisah ke dalam sejumlah produk, mulai dari Kredit Usaha Rakyat (KUR), KUR Super Mikro, dan Kredit Modal Kerja Tangguh. Seluruh pembiayaan bagi UMKM disalurkan dengan tingkat risiko kredit yang terkendali, serta tingkat bunga terjangkau.

“Pemberian akses modal yang terjangkau dan mudah sangat penting bagi UMKM, agar peran mereka untuk mencapai target SDGs pertama, yakni pengentasan kemiskinan dalam segala bentuk di manapun, bisa segera terwujud. Melalui pembiayaan yang sehat, UMKM juga bisa berperan lebih dalam untuk mengakhiri bencana kelaparan dan mewujudkan ketahanan pangan,” papar Sunarso.

Selain membantu permodalan dengan biaya murah, BRI juga memiliki platform khusus bagi UMKM agar bisa memperluas pasar di era digital bernama pasar.id. Melalui platform ini, sekarang sudah ada 16 ribu lebih pedagang dari 5 ribu pasar se-Indonesia yang bisa memasarkan produknya secara daring.

“Pemanfaatan teknologi untuk kegiatan UMKM membantu mereka mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan memastikan terjaminnya pola konsumsi serta produksi bahan pangan berkelanjutan di tengah pandemi. Hal-hal tersebut sesuai dengan tujuan SDGs yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

Urgensi UMKM untuk merealisasikan SDGs juga telah diakui Department of Economic and Social Affairs (DESA) dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Menurut lembaga internasional ini, 17 target SDGs hanya bisa dicapai jika seluruh aktivitas publik dan bisnis dilakukan secara berkelanjutan dan bersinergi, termasuk dengan melibatkan UMKM di dalamnya.

Menurut Komisi Bisnis dan Pembangunan Berkelanjutan PBB, model bisnis berkelanjutan dapat membuka peluang ekonomi senilai US$12 triliun dan menciptakan 380 juta pekerjaan baru pada 2030. Penciptaan lapangan kerja yang banyak, dan pertumbuhan ekonomi masif di waktu bersamaan, akan membuat target-target SDGs semakin mudah direalisasikan.

“BRI akan terus menopang UMKM, menjadi jembatan bagi mereka untuk menjadi sukses, dan menjamin akses layanan keuangan yang sederhana dan terukur bagi pelaku usaha kecil agar UMKM bisa semakin tumbuh dan membawa multiplier effect positif bagi tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” tuturnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
20 jam yang lalu
Dukung Pelaku UMKM Perluas Pangsa Pasar, Telkomsel dan Gojek Integrasikan Layanan Iklan Digital
Telkomsel bersama Gojek terus memperkuat komitmen dalam mendorong pemberdayaan UMKM di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital terdepan yang tepat guna, menyusul kerja sama kedua perusahaan yang diumumkan tahun lalu. Kini, kedua perusahaan berkolaborasi untuk mengintegrasikan…
 
Nasional
24/01/2021 10:46 WIB
Antar Langsung PMI ABK Pulang ke Rumahnya, Kepala BP2MI: Saya Nyatakan Perang dan Akan Pasang Badan
Kepala BP2MI Benny Rhamdani, mengantar langsung salah satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) Awak Kapal Perikanan (ABK), Tri Septianto, ke rumahnya di Poyoa Kecil, Kotamobagu, Sulawesi Utara, Jumat (22/1/2021) malam setelah sebelumnya ia bersama belasan kawan lainnya telah mengadukan…
 
Nasional
24/01/2021 10:39 WIB
Doni Monardo Umumkan Dirinya Positif Covid-19
Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengumumkan dirinya positif tertular virus corona menyusul aktivitas padat dalam sepekan terakhir memimpin penanggulangan bencana gempa bumi Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan.
 
Nasional
24/01/2021 09:05 WIB
Semarak HUT Ke 71, BTN Gelar Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. memproyeksikan sektor properti akan menunjukkan kebangkitan pada 2021.
 
Nasional
23/01/2021 20:26 WIB
Delapan Kecamatan di Manado Dilanda Banjir
Delapan kecamatan di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara, terdampak banjir. Peristiwa ini berlangsung pada hari ini, Jumat (22/1), sekitar pukul 12.00 waktu setempat atau 11.00 WIB. BPBD Kota Manado melaporkan hujan sebagai salah satu pemicu terjadinya bencana tersebut.
 
Nasional
23/01/2021 20:19 WIB
Dukung Program Ketahanan Pangan, RNI siap Jaga Ketersediaan Daging
PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) (RNI) bersama BUMN Klaster Pangan siap membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas harga daging. Untuk itu, guna memastikan ketersediaan dan pemerataan distribusi, RNI menjalin kerjasama dengan berbagai pihak seperti Kementerian Perdagangan,…
 
Nasional
22/01/2021 17:50 WIB
Masuk Transisi Pemulihan, BNPB Minta Pendataan Kerusakan Rumah Pascagempa Sulbar M 6,2 Segera Diselesaikan
Pemerintah Indonesia melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta proses pendataan kerusakan rumah warga terdampak Gempabumi Sulawesi Barat (Sulbar) Magnitudo 6,2 agar segera diselesaikan.
Telkomsel