Aldhi Chandra
Kamis, 26 November 2020 - 16:54 WIB

Mei Herianti Disiksa Keji, Kepala BP2MI Ini Kejahatan sekaligus Penghinaan kepada Negara kita

Foto/Dawi F/Economiczone
Foto/Dawi F/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) merespon penyiksaan kepada PMI atas Mei Harianti, 26 tahun yang bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di Malaysia. 

Kepala BP2MI Benny Ramdhani mengutuk penyiksaan yang menimpa PMI kelahiran Cirebon yang bekerja pada pelaku penyiksaan selama 13 bulan. Benny meminta agar KBRI kita di Malaysia menggunakan kekuasaan diplomatiknya untuk melakukan pendampingan dan upaya hukum agar korban mendapatkan keadilan. Selain itu, Kepala BP2MI meminta Menaker meninjau ulang MoU dengan Malaysia yang sudah berakhir 2016, bersama-sama BP2MI untuk meninjau penempatan PMI ke Negara penempatan Malaysia. Ini disebabkan karena Malaysia belum secara utuh memberikan pelindungan kepada PMI.

"Adanya kasus yang baru-baru ini terjadi yaitu penyiksaan kepada seorang  PMI di Malaysia oleh sepasang majikan yang mendera secara keji PMI  hingga seluruh badan, telah membuktikan bahwa ini adalah pelanggaran berat," jelas Benny dalam silaturahmi Nasional bersama Perusahan Penempatan Pekerja Migran (P3MI) di Depok, Kamis 26/11.

Benny mengecam keras dan meminta tidak boleh lagi terjadi kasus-kasus serupa menimpa para PMI. Pesan Presiden sudah sangat jelas, bahwa berikan pelindungan kepada PMI dari ujung rambut sampai ujung kaki. 

"Ini mengandung makna yang sangat dalam, saya selalu katakan  PMI adalah pejuang, mereka adalah  pahlawan devisa dan pahlawan bagi keluarganya," pungkasnya. Perlakuan keji ini sudah melukai perasaan kita sebagai sebuah bangsa dan merupakan penghinaan bagi negara kita." Tegasnya.

BP2MI akan meminta kepada Menteri BUMN akan mengalokasikan pekerja PMI yang ada di Malaysia untuk bekerua PTPN untuk sektor perkebunan yang selama ini mendominasi Malaysia. Selain itu juga pekerja di sektor konstruksi dapat dimaksimalkan bekerja di perusahaan BUMN sektor konstruksi seperti Wika, PP, Adhikarya dan Hutama Karya dll.

Mei Herianti lahir 7 Mei 1994, ia telah bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) dengan nomor Passpor AU666196. Mei Herianti  diberangkatkan secara prosedural melalui  proses  di UPT  BP3MI Jakarta dan mempunyai Kartu  Tenaga Kerja Luar Negeri (KTKLN). 

November 2020 Polisi diraja Malaysia (PDRM)  melakukan operasi penggerebekan sebuah rumah beralamat di Nomor 23 Jalan J Taman Batu 52000 Kuala Lumpur. 

Tujuan penggerebekan adalah untuk menyelamatkan seorang PLRT  bernama Mei Haryanti yang diduga disiksa oleh majikannya secara keji.

Operasi didasari laporan Tenaganita Petaling yang berkoordinasi dengan KBRI Kuala Lumpur setelah Tenaganita  menerima aduan masyarakat sekitar yang melihat korban dibiarkan tidur di teras oleh majikan di dalam kondisi yang mengenaskan.  Saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit Kuala Lumpur karena kondisinya yang cukup memprihatinkan.

"BP2MI  dan KBRI akan terus melakukan pendampingan proses hukum kasus ini untuk memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal sekaligus perlindungan terhadap korban," tegas Benny.

Buntut dari kasus tersebut, PDRM  telah menangkap dua tersangka majikan suami istri bernama Lim Sore (P) p dan Tuan Ann (L), keduanya tercatat beralamat  B 11 7 Blok B  Casa Magna  Jalan Prima 10 Metro Prima Kepong 52100 Kuala Lumpur.

TAGS
  1. BP2MI
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
9 jam yang lalu
BNI Bantu Korban Gempa Mamuju
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI turut berduka cita yang mendalam serta turut berbelasungkawa atas jatuhnya korban meninggal dunia dalam bencana gempa Bumi di Majene-Mamuju.
 
Nasional
12 jam yang lalu
Jasa Raharja Sampaikan Santunan Kepada Enam Ahli Waris Korban SJ-182
Jasa Raharja telah menyerahkan santunan kepada enam ahli waris korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.
 
Nasional
14/01/2021 22:37 WIB
Ketum POSSI, Ali Mochtar Ngabalin Kunjungi JICT, Untuk Beri Dukungan Kepada Para Penyelam
Ketum Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI) DKI Jakarta, Ali Mochtar Ngabalin, mengunjungi Jakarta International Container Terminal (JICT).
 
Nasional
14/01/2021 22:30 WIB
Korban SJ-182 Jenazah Okky Bisma Diserahkan ke Pihak Sriwijaya Air Dan Juga Keluarga
Sriwijaya Air menerima secara langsung jenazah Okky Bisma, korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kep. Seribu dari Tim Disaster Victim Identification (DVI) POLRI.
 
Nasional
14/01/2021 21:11 WIB
BPBD Hulu Sungai Selatan Lakukan Penanganan Darurat Banjir
BPBD Kabupaten Hulu Sungai Selatan melakukan upaya penanganan darurat bencana banjir. Sebanyak 6 kecamatan di wilayahnya terdampak banjir yang terjadi sejak Rabu (13/1), pukul 22.45 waktu setempat.
 
Nasional
14/01/2021 20:41 WIB
TNI AL Kerahkan Pesawat Patroli Maritim Cari Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182
TNI AL melibatkan unsur udara Pesawat CN-235 MPA untuk turut membantu pencarian korban kecelakaan Pesawat Sriwijaya Air bernomor register PK-CLC yang jatuh sabtu pekan lalu di Perairan antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. Kamis (14/1/21).
 
Nasional
14/01/2021 20:20 WIB
Dua Rumah Warga Mamuju Rusak Akibat Guncangan Kuat Gempa M5,9
Dua rumah warga Mamuju mengalami kerusakan saat gempa M5,9 terjadi pada Kamis siang (14/1), pukul 13.35 WIB. Beberapa BPBD masih melakukan pendataan terkait dampak gempa yang terjadi di darat sekitar 4 km barat laut Majene Sulawesi Barat.
Telkomsel