BPMI Setpres
Senin, 16 November 2020 - 23:32 WIB

Presiden, Keselamatan Rakyat Adalah Hukum Tertinggi

Foto/BPMI Setpres/ECONOMICZONE
Foto/BPMI Setpres/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Keselamatan rakyat di tengah pandemi Covid-19 saat ini merupakan hukum tertinggi. Oleh sebab itu, penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan sudah semestinya dilakukan dengan tegas.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo saat memimpin rapat terbatas untuk membahas laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin pagi, 16 November 2020.

“Saya ingin tegaskan bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Pada masa pandemi ini telah kita putuskan pembatasan-pembatasan sosial termasuk di dalamnya adalah pembubaran kerumunan,” ujarnya.

Presiden menjelaskan bahwa penegakan disiplin protokol kesehatan harus dilakukan karena tidak ada satupun orang yang saat ini memiliki kekebalan terhadap virus korona dan bisa menularkan ke yang lainnya di dalam kerumunan.

Kepala Negara meminta Kapolri, Panglima TNI, dan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 untuk menindak secara tegas apabila ada pihak-pihak yang melanggar pembatasan-pembatasan yang sebelumnya telah ditetapkan.

“Jadi jangan hanya sekadar imbauan, tapi harus diikuti dengan pengawasan dan penegakan aturan secara konkret di lapangan,” tuturnya.

Saat ini, kepercayaan masyarakat terhadap upaya-upaya yang dilakukan pemerintah amat diperlukan agar langkah-langkah pengendalian pandemi yang dijalankan pemerintah dapat benar-benar berjalan dengan efektif.

“Saya juga minta Kepada Menteri Dalam Negeri untuk mengingatkan, kalau perlu menegur, kepala daerah baik gubernur, bupati, maupun wali kota untuk bisa memberikan contoh-contoh yang baik kepada masyarakat, jangan malah ikut berkerumun,” kata Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara mengingatkan agar daerah-daerah yang telah memiliki Peraturan Daerah mengenai penegakan disiplin protokol kesehatan untuk betul-betul menjalankan aturan tersebut secara tegas, konsisten, dan tidak pandang bulu. Dalam hal ini, tugas pemerintah ialah mengambil tindakan hukum di mana ketegasan aparat dalam mendisiplinkan masyarakat untuk patuh kepada protokol kesehatan adalah suatu keharusan.

Ketegasan tersebut diperlukan mengingat berdasarkan data terakhir per 15 November lalu, rata-rata kasus aktif Covid-19 di Indonesia sudah berada pada angka 12,82 persen yang jauh lebih rendah daripada rata-rata kasus aktif dunia yang mencapai 27,85 persen. Rata-rata kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia juga sangat bagus, yakni mencapai 83,92 persen yang jauh lebih baik dibandingkan dengan angka kesembuhan dunia di angka 69,73 persen.

“Angka-angka yang bagus ini jangan sampai rusak gara-gara kita kehilangan fokus kendali karena tidak berani mengambil tindakan hukum yang tegas di lapangan,” imbuhnya.

Presiden Joko Widodo juga mengingatkan akan perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan para dokter, perawat, tenaga medis, dan paramedis yang dengan kesukarelaan mereka selama berminggu bahkan berbulan-bulan mencurahkan tenaga untuk merawat pasien Covid-19 dan tidak dapat bertemu dengan keluarga mereka.

“Jangan sampai apa yang telah dikerjakan oleh para dokter, perawat, tenaga medis, paramedis menjadi sia-sia karena pemerintah tidak bertindak tegas untuk sesuatu kegiatan yang bertentangan dengan protokol kesehatan dan peraturan-peraturan yang ada,” ucapnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18 jam yang lalu
Kemnaker Gandeng Pemda Perkuat Kerja Sama Pelatihan Kerja
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) tingkat provinsi, Kabupaten/ kota. Hal ini lakukan agar akses program-program pelatihan kerja baik di pusat maupun daerah akan semakin mudah dan terjangkau masyarakat.
 
Industri
18 jam yang lalu
Dengan Fungsi Fleksibel, AQUA Japan Hadirkan Freezer Dual Chamber Series
Berkomitmen menghadirkan produk-produk elektronik yang inovatif, produsen elektronik rumah tangga AQUA Japan tahun ini menghadirkan chest frezeer terbaru, yaitu Dual Chamber series. Terdiri dari seri AQF-305DC dan AQF-385DC. Dilengkapi fitur Dual Temperature Cooling and Freezing,…
 
Nasional
18 jam yang lalu
Kasus COVID-19 Meningkat, Penerapan 3M Harus Diperketat
Pada kamis (3/12), Indonesia mencatatkan rekor baru penambahan kasus COVID-19 hingga 8.369. Di sisi lain, aktivitas masyarakat di luar rumah semakin padat, terlebih menjelang akhir tahun. Agar tetap aman beraktivitas, masyarakat harus terus patuh dan menerapkan protokol 3M (memakai…
 
Nasional
18 jam yang lalu
Pelatihan BLK Komunitas Disesuaikan dengan Kebutuhan Pasar Kerja
Kementerian Ketenagakerjaan melakukan pengembangan program pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan industri yang ada di sekitar lokasi BLKK.
 
Nasional
19 jam yang lalu
PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk resmi menyandang nama baru menjadi PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Perubahan nama tersebut telah memperoleh persetujuan dari Kementerian Hukum dan HAM dengan surat keputusan Nomor AHU-0032595.AH.01.02 Tahun 2019 tentang Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Terbatas Perusahaan Perseroan PT Telekomunikasi Indonesia Tbk tanggal 24 Juni 2019. …
 
Nasional
19 jam yang lalu
Periode Januari hingga September Tahun ini, PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) Mencatatkan Kinerja Keuangan Yang Ciamik.
Golden Energy meraup pendapatan sebesar US$783,86 juta, tumbuh 4,21% (yoy) dibandingkan pendapatan pada kuartal III tahun lalu sebesar US$752,16 juta.
 
Nasional
19 jam yang lalu
Vaksinasi Dilakukan Bertahap, Protokol 3M Tetap Harus Dilakukan
Pakar Imunisasi dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH mengungkapkan bahwa salah satu cara untuk memutus penyebaran Covid-19 adalah melalui vaksinasi.
Telkomsel