Aldhi Chandra
Senin, 16 November 2020 - 23:27 WIB

Mantap, Subsidi Gaji Termin II Cair Lagi

Foto/Dok Kemnaker/Economiczone
Foto/Dok Kemnaker/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kementerian Ketenagakerjaan kembali menyalurkan bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah termin kedua untuk para penerima yang masuk dalam tahap (batch) III. Pada batch III ini, Kemnaker menyalurkan subsidi gaji/upah kepada 3.149.031 pekerja/buruh dengan anggaran mencapai Rp3,77 triliun.

Dengan disalurkannya tahap III, secara keseluruhan pada termin kedua ini Kemnaker telah menyalurkan subsidi gaji/upah kepada 8.042.847 pekerja/buruh. Sebelumnya, pada tahap I, Kemnaker menyalurkan subsidi gaji/upah kepada 2.180.382 pekerja/buruh, dan pada tahap II disalurkan kepada 2.713.434 pekerja/buruh. Jumlah anggaran yang untuk ketiga tahap pada termin kedua ini mencapai Rp9,65 triliiun. 

“Hari ini, termin kedua subsidi gaji/upah untuk tahap III kembali disalurkan. Sesuai dengan komitmen yang telah kami sampaikan sebelumnya, proses penyaluran subsidi gaji/upah kami percepat karena datanya mengacu pada para penerima di termin I yang lalu yang sudah clear and clean. Percepatan penyaluran ini sebagai ikhtiar pemerintah untuk membantu daya beli pekerja/buruh yang terdampak pandemi Covid-19” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker pada hari Senin (16/11).

Jika dilihat dari realisasi sementara penyaluran subsidi gaji/upah termin kedua, tahap I telah tersalurkan kepada 844.083 pekerja/buruh atau 38,71 persen. Sedangkan tahap II telah tersalurkan kepada 685.427 pekerja/buruh atau 25,26 persen. Jumlah anggaran yang sementara tersalurkan dari tahap I dan II sebesar Rp1,8 triliun.

Laporan sementara dari Bank Penyalur per 15 November kemarin, realisasi penyaluran untuk termin kedua secara total tahap 1 dan tahap 2, sudah mencapai 1,5 juta orang.

"Sisanya masih dalam proses penyaluran dan terus kami monitor perkembangan penyalurannya. Saya mohon agar para pekerja/buruh bersabar karena jumlah dana yang harus ditransfer Bank Penyalur ke masing-masing rekening penerima cukup besar, baik yang rekeningnya Bank Himbara maupun yang rekeningnya Bank Swasta”, kata Menteri Ida menambahkan.

Menaker Ida menjelaskan, termin kedua merupakan penyaluran subsidi gaji/upah periode November-Desember 2020. Sebelumnya, pada termin pertama, Kemnaker telah menyalurkan subsidi gaji/upah kepada 12.252.668 pekerja/buruh atau sebesar 98,78 persen dari target penyaluran sebanyak 12.403.896 penerima. 

Sejumlah calon penerima belum dapat menerima bantuan subsidi gaji/upah karena adanya beberapa kendala seperti duplikasi rekening; rekening sudah tutup; rekening pasif; rekening tidak valid; atau rekening yang telah dibekukan.

“Selain itu, terdapat rekening yang tidak sesuai NIK dan rekening yang tidak terdaftar di kliring. Jumlahnya rekening bermasalah ini mencapai 151 ribu rekening,” jelas Menaker Ida.

Menaker berharap masyarakat yang merasa berhak mendapat subsidi gaji/upah namun masih terkendala, untuk segera berkomunikasi dengan manajemen perusahaan dan BPJS Ketenagakerjaan agar datanya dapat diperbaiki. 

“Karena sumber datanya dari BPJS Ketenagakerjaan, sehingga penyelesaian data ini harus dikoordinasikan dengan mereka juga. Barulah nanti BPJS Ketenagakerjaan akan menyampaikan koreksi kepada Kemnaker,” papar Menaker.

Bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah adalah salah satu program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Subsidi ini diberikan kepada pekerja yang memenuhi syarat yaitu WNI; pekerja penerima upah; tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan per 30 Juni 2020; upah di bawah Rp5 juta; dan memiliki rekening aktif.


 

TAGS
  1. Menaker
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
9 jam yang lalu
Blue Bird Berikan Penghargaan kepada Ratusan Pengemudi dan Karyawan
Situasi dan kondisi tak menentu dari pandemi COVID-19 tidak mengurungkan niat PT Blue Bird Tbk dalam memberikan apresiasi serta penghargaan kepada pengemudi dan karyawan loyal yang telah bersama perusahaan selama puluhan tahun melalui acara tahunan Satya Lencana.
 
Nasional
9 jam yang lalu
BNSP, Jumlah Tenaga Kerja Bersertifikat Kompetensi Capai 4,9 Juta Orang
Badan Nasional Sertifikasi Kompetensi (BNSP) mengemukakan bahwa hingga tahun 2020, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) terlisensi telah mencapai 1.827 LSP, dengan rincian LSP P1 sebanyak 1.448l; LSP P2 sebanyak 81; dan LSP P3 sebanyak 308.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Pelindo III dan Himbara Sinergi Garap ‘Integrated E-Gate Sytem’ di ‘Greenport’ Labuan Bajo
PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) bersama Bank BNI, Bank BRI dan Bank Mandiri melaksanakan penandatanganan Memorandum of Collaboration.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Perkuat Ekosistem UMKM, LinkAja Gandeng Kospin JASA
Koperasi, memiliki peran penting dalam memajukan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi para anggota dan masyarakat. Sebagai salah satu upaya mendukung Pemerintah mempercepat terwujudnya koperasi modern, LinkAja resmi bekerjasama dengan Koperasi Simpan Pinjam JASA (Kospin JASA) melalui…
 
Nasional
10 jam yang lalu
Kampanye Menggunakan Masker, Garuda Indonesia-Pertamina Luncurkan Mask Livery Batik Tambal
Maskapai Garuda Indonesia bersama PT Pertamina (Persero) meluncurkan desain mask livery motif batik “Tambal” khas Yogyakarta pada armada Boeing 777-300 ER. Desain mask livery tersebut merupakan hasil karya Johana Angelia Christian, pemenang tahap keempat kompetisi “Fly Your…
 
Bisnis
13 jam yang lalu
Lion Parcel Penuhi Ekspektasi Pasar dengan Harga “ONEPACK” Lebih Ekonomis
Lion Parcel (PT. Lion Express), perusahaan jasa pengiriman terkemuka di Indonesia, terus memenuhi kebutuhan masyarakat akan layanan pengiriman yang cepat dan handal, dengan harga terjangkau. Kali ini, Lion Parcel berinovasi melalui layanan unggulannya “ONEPACK” yang kini dapat…
 
Nasional
30/11/2020 18:30 WIB
Presiden Jokowi: Tidak Ada Tempat di Tanah Air bagi Terorisme
Presiden Joko Widodo mengutuk keras segala bentuk tindak teror dan di luar batas kemanusiaan yang terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Presiden juga menegaskan bahwa tak ada satupun tempat di Tanah Air bagi tindak terorisme tersebut.
Telkomsel