Aldhi Chandra
Jumat, 06 November 2020 - 13:22 WIB

Ericsson umumkan Cloud RAN portfolio untuk fleksibilitas jaringan lebih besar

Foto/Ist/Economiczone
Foto/Ist/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Ericsson (NASDAQ: ERIC) pada 27 Oktober 2020 memperkenalkan Cloud RAN (Radio Access Network), bentuk layanan bagi penyedia layanan komunikasi untuk meningkatkan fleksibilitas dan keserbagunaan jaringan mereka.

Cloud RAN dari Ericsson adalah solusi software cloud native, yang menangani pengukuran fungsionalitas (compute functionality) dalam RAN. Perangkat tersebut akan melengkapi layanan baseband khusus berkinerja tinggi dalam Ericsson Radio System portfolio. Dengan demikian, penyedia layanan komunikasi akan memiliki pilihan optimal untuk setiap skenario dan kebutuhan pengembangan.

Seiring dengan industri komunikasi di seluruh dunia menerapkan jaringan 5G, berbagai teknologi, seperti teknologi otomatisasi dan virtualisasi, khususnya yang menggunakan Cloud RAN, akan berperan penting dalam evolusi jaringan mendatang. Semua teknologi itu akan menjadi katalisator keterbukaan jaringan, dimana cloud technology menawarkan pilihan inovatif terkini untuk penerapan RAN dalam melengkapi solusi, yang sudah ada dan teruji.

Cloud RAN dari Ericsson akan meningkatkan kemampuan jaringan untuk penerapan 5G secara luas dan terpusat. Teknologi tersebut mempermudah penyedia layanan komunikasi menemukan peluang  bisnis baru dan keragaman 5G use cases di dalam ruangan (indoor), industri, perusahaan, stadion, dan sebagainya.

Dengan memanfaatkan pengalaman Ericsson dalam merancang dan menerapkan jaringan cloud core serta dalam pengelolaan dan pengaturan layanan di seluruh dunia, layanan baru tersebut membuka kesempatan bagi penyedia layanan komunikasi untuk memanfaatkan teknologi berskala Internet dan mendapatkan manfaat rancangan cloud-native dari pengaplikasian hingga infrastruktur. Hal itu akan memberikan skalabilitas lebih besar dan mempercepat time-to-market (waktu sejak produk/layanan dirancang hingga produk atau layanan tersebut dipasarkan) bagi pengembang dan pengusaha dalam membuat layanan baru.

Executive Vice President and Head of Business Area Networks, Ericsson, Fredrik Jejdling menyatakan bahwa “5G merupakan sebuah platform untuk membuka inovasi. Dengan pemberdayaan ekosistem yang lebih besar bagi para pengembang dan industri, kami secara bersama-sama menciptakan dan menghadirkan inovasi cloud menuju 5G. Dengan adanya Cloud RAN Ericsson, kami akan membantu pelanggan kami mengembangkan jaringannya dengan teknologi masa depan sambil memaksimalkan investasi jaringan mereka yang ada saat ini.”

Cloud RAN dari Ericsson akan diluncurkan secara bertahap, disesuaikan dengan perjalanan penyedia layanan komunikasi guna melengkapi jaringan 5G khusus mereka. Tahap pertama akan menyediakan landasan, yang menawarkan solusi yang telah diverifikasi secara sistem* untuk frekuensi 5G di pita rendah. Tahap itu akan memudahkan peralihan menuju virtualisasi RAN dengan menggunakan platform hardware siap pakai dan siap dipasarkan (commercial off-the-shelf/COTS).

Fase pertama mencakup aplikasi software Cloud RAN terbaru dari Ericsson - Cloud RAN DU dan Cloud RAN CU – yang meningkatkan kemampuan dan fleksibilitas jaringan 5G. Software tersebut mencakup sistem Radio Gateways terbaru, yang memungkinkan pemanfaatan penuh radio jarak jauh agar sesuai dengan Cloud RAN. Produk itu adalah dasar dari peluncuran pita sedang.

Cloud RAN dari Ericsson dapat bekerja secara kompatibel dengan Ericsson Radio System portfolio dan mendukung Ericsson Spectrum Sharing dan pengoperasian 5G, baik secara standalone maupun non-standalone.

Chief Analyst, Mobile Experts, Joe Madden, mengatakan, “Ericsson meluncurkan inovasi di bidang teknologi Cloud RAN, memperkuat portofolio jaringan dengan API terbuka tingkat tinggi guna meningkatkan pengalaman pelanggan dan mengurangi biaya kepemilikan terkait otomatisasi jaringan. Peluncuran Cloud RAN DU dan Cloud RAN CU menghasilkan paduan peningkatan kinerja dan fleksibilitas tinggi radio.”

Virtualisasi dan pengaturan multi-domain akan menciptakan landasan untuk keterbukaan jaringan RAN mendatang. Cloud RAN dari Ericsson dirancang untuk mendukung Pengelolaan dan Pengaturan Layanan, yang terdiri atas Non Real-Time RAN Intelligent Controller (Non-RT RIC), yang sesuai dengan interfaces O-RAN.

Tahap pertama Cloud RAN dari Ericsson akan tersedia pada triwulan keempat 2021.

Head of Ericsson Indonesia, Jerry Soper pun mengungkapkan “Ericsson memiliki teknologi 5G terdepan dan pengetahuan yang kaya dalam membangun dan menjalankan beberapa generasi jaringan akses radio (radio access network) secara global. Kami ingin membagikan keahlian tersebut guna membantu pelanggan di Indonesia dalam melengkapi jaringan 5G yang dibuat khusus dan membuka peluang baru lainnya dengan Cloud RAN.”

Di Indonesia, pemimpin teknologi informasi dan komunikasi global ini telah hadir lebih dari 100 tahun, berperan penting dalam mewujudkan teknologi 5G. Hal tersebut dimulai dari kerja sama awal dan uji coba jaringan bersama tiga operator telekomunikasi terbesar di Indonesia, yaitu Telkomsel, XL Axiata, dan Indosat Ooredoo.

 

TAGS
  1. Ericsson
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
6 jam yang lalu
BTN Raih Best Bank Capital Bond
Junior Global Bond  yang diterbitkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. pada awal tahun ini sukses menyabet penghargaan Indonesia Best Bank Capital Bond dalam ajang The Asset Country Awards 2020. 
 
Nasional
16 jam yang lalu
Tinjau Pengungsian Erupsi Gunung Ili Lewotolok, Kepala BNPB Minta Kelompok Rentan Dipisah Dari yang Lebih Muda
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menghimbau kepada Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) agar memberi penanganan yang lebih baik kepada para pengungsi Gunungapi Ili Lewotolok, khususnya bagi mereka yang masuk dalam kelompok rentan.
 
Nasional
17 jam yang lalu
BP2MI Respons Cepat Suspensi Otoritas Taiwan terhadap Penempatan Pekerja Migran Indonesia
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) merespons cepat tindakan otoritas Taiwan menghentikan sementara penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dipicu adanya 85 PMI di Taiwan yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang tiba pada bulan Oktober-November 2020.
 
Nasional
17 jam yang lalu
Kemnaker Serahkan Anugerah Siddharkarya kepada Enam Perusahaan di Pontianak
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali memberikan anugerah Siddhakarya Tahun 2020 kepada enam pelaku usaha di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (2/12/2020). Penyerahan Siddhakarya (Karya Prima) diserahkan langsung oleh Dirjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas)…
 
Nasional
17 jam yang lalu
Kolaborasi Paxel & Bluebird Group Lahirkan Layanan Logistik Terbaru
Awal Desember ini, Paxel dan Bluebird Group secara resmi mengumumkan kerjasamanya. Sama-sama mengusung inovasi dan service excellence dalam pelayanan, kedua brand ini sepakat untuk bersinergi menghadirkan layanan-layanan baru yang diharapkan dapat menjawab kebutuhan konsumen yang…
 
Nasional
18 jam yang lalu
Lemonilo Bagikan 20ribu Cemilan & 1000 Hand Sanitizer untuk Anak-Anak Yayasan Pulung Pinasti
Lemonilo membagikan 20ribu cemilan Keripik Jamur Chimi Lemonilo berbagai varian dan 1000 Hand Sanitizer Naturizer yang disalurkan melalui Yayasan Pulung Pinasti pada Rabu (2/12). Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian Lemonilo terhadap anak-anak dan keluarga di sekitar yayasan…
 
Nasional
18 jam yang lalu
Empat Tips Tunjukkan Pesonamu Lewat Media Sosial Selama Pandemi
Peraturan untuk menjaga jarak antara satu sama lain selama pandemi Covid-19 membuat kita harus lebih mengandalkan teknologi komunikasi untuk berinteraksi. Para pekerja kantor mengadakan rapat jarak jauh, para guru dan murid melakukan sekolah virtual, dan bersosialisasi dengan keluarga…
Telkomsel