Aldhi Chandra
Kamis, 05 November 2020 - 15:04 WIB

Di Tengah Pandemi Covid-19 dan Kompetisi XL Axiata Terus Raih Pertumbuhan Kinerja

Foto/Dok-XlAxiata/ECONOMICZONE
Foto/Dok-XlAxiata/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil melalui periode sembilan bulan pertama tahun 2020 (9M 2020) ini dengan tetap mencatat pertumbuhan kinerja yang positif. Meskipun harus menghadapi tantangan industri yang cukup berat, XL Axiata tetap mampu mencatat peningkatan pendapatan layanan (service revenue) sebesar Rp 18,3 triliun atau meningkat 8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY).  Demikian pula, pendapatan dari layanan data juga terus tumbuh 12% YoY, dan sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap total pendapatan layanan (service revenue) perusahaan menjadi sebesar 92%.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, “Pandemi Covid-19 berdampak pada daya beli masyarakat, dan itu juga sangat dirasakan oleh semua operator. Turunnya daya beli masyarakat ini ternyata tidak menurunkan intensitas kompetisi di industri. Semua operator justru berlomba menawarkan berbagai produk, yang selain disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat untuk tetap tetap produktif dan akses ke hiburan, juga disesuaikan dengan kemampuan beli masyarakat. Kita bisa lihat produk-produk dengan harga yang lebih terjangkau atau bonus yang lebih banyak. Karena itu kami berupaya keras untuk bisa mempertahankan kinerja dengan mendorong penjualan dan di saat yang sama melakukan efisiensi di hampir semua lini bisnis. Hasilnya, kami masih mampu meraih pertumbuhan di periode sembilan bulan tahun ini.”

Sepanjang sembilan bulan 2020 ini, XL Axiata juga berhasil meraih EBITDA sebesar Rp 9,9 triliun, meningkat 34% YoY. Laba bersih setelah pajak pada sembilan bulan  ini tercatat Rp 2,1 triliun. Secara kuartal, pada periode kuartal ketiga 2020 ini, EBITDA juga berhasil tumbuh 3% lebih tinggi dari kuartal sebelumnya (QoQ), dan laba bersih setelah pajak mencapai sebesar Rp 331 miliar.

Beban usaha di sembilan bulan tahun 2020 menurun 14% YoY. Penurunan ini bisa terjadi karena beberapa faktor, salah satunya beban biaya infrastruktur yang lebih rendah (28% YoY) sebagai dampak dari adopsi IFRS 16. Faktor selanjutnya adalah biaya interkoneksi dan biaya langsung lainnya juga turun 24% YoY, terutama karena interkoneksi yang lebih rendah sebagai dampak dari penurunan trafik penggunaan layanan voice. Terakhir, juga karena faktor biaya pemasaran yang turun 6%YoY setelah lebih banyak penggunaan saluran digital.

Trafik data sepanjang sembilan bulan pertama 2020 meningkat 47% YoY dari 2.386 Petabyte menjadi 3.496 Petabyte. Sementara itu jika dihitung per kuartal, pada kuartal ketiga 2020 ini, trafik data meningkat 4% QoQ. Peningkatan trafik tidak terlepas dari bertambahnya jumlah total pelanggan, yaitu menjadi 56,9 juta, meningkat dari kuartal sebelumnya sebanyak 55,7 juta.

Tingkat penetrasi smartphone pelanggan meningkat tipis dari 87% dikuartal sebelumnya menjadi 88%. Di sisi lain, rerata pendapatan per pelanggan atau ARPU campuran meningkat dari sebelumnya Rp. 34.000 menjadi Rp. 36.000 di periode yang sama tahun ini.

Sepanjang 9M 2020, XL Axiata mengenalkan beberapa penawaran baru, yaitu Fitur XTRA UNLIMITED TURBO dan Unlimited 1 jam untuk pelanggan layanan prabayar XL, dan paket Edu-Pack untuk pelanggan AXIS, juga myPRIO x unlimited untuk pelanggan pascabayar Prioritas.

Pemanfaatan digital IT, artificial intelligent dan data analytics juga terus XL Axiata lanjutkan untuk mengidentifikasi apa saja kebutuhan setiap segmen pelanggan atas layanan telekomunikasi dan data. Dengan demikian perusahaan bisa lebih tepat dalam pembuatan produk layanan baru yang memang dibutuhkan setiap segmen pelanggan. Selain itu, penawaran produk juga bisa lebih terarah, sesuai dengan karakter setiap segmen.

Pandemi Covid-19 juga tidak menghalangi XL Axiata untuk terus membangun jaringan. Hingga akhir September 2020, XL Axiata tercatat memiliki total lebih dari 142 ribu Base Transceiver Station (BTS). Jumlah ini meningkat sekitar 10% dari jumlah BTS di periode yang sama tahun lalu. Dari total sebanyak itu, 53.055 merupakan BTS 4G. Sementara itu, jika dilihat dari luas cakupan wilayah, jaringan 4G milik XL Axiata telah melayani pelanggan di 458 kota/kabupaten di hampir semua provinsi yang ada di Republik Indonesia.

Guna menyiapkan jaringan menuju 5G, XL Axiata juga terus melanjutkan proses fiberisasi jaringan. Fiberisasi ini untuk mendukung peningkatan kualitas jaringan data di setiap area karena salah satu manfaat dari proses ini adalah kapasitas jaringan transport menjadi lebih besar. Fiberisasi terbukti mampu meningkatkan kualitas jaringan untuk menopang sejumlah layanan data dengan kapasitas besar, seperti antara lain live video streaming.

Dari sisi kondisi finansial, neraca perusahaan tetap sehat dengan saldo kas yang lebih tinggi setelah mendapat tambahan dari hasil penjualan menara. Free Cash Flow (FCF) juga ada pada tingkat yang sehat, yaitu sebesar Rp 4,8 triliun atau meningkat hingga 162% YoY. XL Axiata saat ini juga tidak memiliki pinjaman dalam denominasi US Dollar, 59% di antaranya berbunga floating dan masa jatuh tempo yang tidak bersamaan

Layanan Masa Depan

XL Axiata juga tidak berhenti untuk mengimplementasikan sejumlah proyek inovatif untuk memperkuat proses bisnis serta meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan. Salah satu proyek inovatif tersebut adalah SAP4HANA, di mana XL Axiata menjadi operator pertama di Asia Tenggara yang mengimplementasikann guna menyederhanakan data dan proses internal dan juga meningkatkan produktivitas.

Untuk memberikan pengalaman yang lebih baik untuk pelanggan, XL Axiata baru saja meluncurkan aplikasi myXL yang telah ditingkatkan manfaatnya. Aplikasi yang baru ini telah disederhanakan dan lebih mudah digunakan karena memiliki kemampuan mempersonalisasi setiap pelanggan yang menggunakannya. Dengan demikian, pelanggan akan lebih mudah mendapatkan layanan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Layanan masa depan selanjutnya yang telah disiapkan adalah Live.On. Layanan ini memungkinkan setiap pengguna mendapatkan kendali penuh atas layanan data paket data yang besar dengan satu kuota untuk menentukan semua aplikasi yang dibutuhkan, jaringan, dan masa waktu penggunan. Pengguna juga akan mendapatkan kecepatan akses yang maksimal, akumulasi sisa data hingga 1.000 GB. Layanan ini sepenuhnya digital. XL Axiata berharap layanan ini akan menjawab ekspektasi pelanggan di masa depan yang memiliki karakter sangat dinamis.

Siap Masuki Tatanan Baru

Manajemen XL Axiata sudah menyiapkan berbagai langkah antisipasi untuk menghadapi pandemi tersebut untuk memastikan keberlangsungan layanan telekomunikasi bagi masyarakat di masa darurat saat ini. Sejak kebijakan bekerja dari rumah diterapkan pada 17 Maret 2020, Perusahaan juga sudah menjalankan Business Continuity Plan untuk memastikan transisi pelayanan pelanggan bisa dilaksanakan dengan lancar. Untuk keperluan pembangunan jaringan, semua tetap berjalan sesuai dengan rencana, tidak ada penundaan yang berarti, dengan pengiriman peralatan dan material jaringan dikirimkan tepat waktu.

Sejak awal berjangkitnya Covid-19 di Indonesia, XL Axiata juga telah melaksanakan program yang bersifat sosial. Antara lain berupa peluncurkan program gratis akses data 2GB/hari untuk membantu masyarakat lebih ringan mengakses aplikasi-aplikasi penunjang kerja dan belajar dari rumah. Program donasi kemanusiaan baik tunai maupun non-tunai untuk terkait dengan keperluan menghadapi pandemi juga telah dilaksanakan secara massif di berbagai daerah, termasuk melalui instansi pemerintah terkait. Total nilai bantuan yang telah diberikan baik tunai maupun non-tunai adalah lebih dari Rp 100 miliar untuk semua program pencegahan Covid-19, termasuk memberikan gratis akses data.

 

 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
4 jam yang lalu
Aspers Kasau: Kedepankan Quality Before Quantity dan Talent Pool Dalam Proses Rekrutmen Prajurit
Untuk mewujudkan SDM unggul yang profesional, militan, dan inovatif, maka kebijakan pembinaan bidang personalia yang meliputi kebijakan bidang pembinaan personel dan kebijakan pembinaan sumber daya manusia dengan menjaring calon prajurit potensial secara komprehensif, dan mengedepankan…
 
Nasional
4 jam yang lalu
PT Hyundai Motors Indonesia Sediakan Program “Hyundai Peduli Banjir” Bagi Konsumen yang Terdampak oleh Banjir
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi meluncurkan program “Hyundai Peduli Banjir” sebagai bagian dari komitmen Hyundai untuk membantu pelanggan yang terdampak banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Program ini juga bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan…
 
Nasional
5 jam yang lalu
Panglima TNI Mutasi dan Promosi Jabatan 114 Perwira Tinggi
Dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan TNI. Rabu (24/2/2021).
 
Nasional
7 jam yang lalu
BTN Siap Ekspansi ke Sumatera Utara
PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) siap melakukan ekspansi bisnis di wilayah Sumatera Utara. Pasalnya, potensi wilayah Sumatera sangat besar terutama dari sisi penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) Subsidi.
 
Nasional
10 jam yang lalu
Pemerintah Berupaya Maksimal Penuhi Kebutuhan Penanganan Covid-19
Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan upaya 3T yaitu testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan) terhadap pasien Covid-19. Saat ini pemerintah juga berupaya mencukupi logistik dan sumberdaya manusia (SDM) dalam memenuhi kebutuhan upaya testing…
 
Nasional
10 jam yang lalu
Prodia Hadirkan Pemeriksaan Anti SARS-CoV-2 Kuantitatif untuk Pantau Respons Imun Tubuh Terhadap Virus Penyebab COVID-19
Pemeriksaan Anti-SARS-CoV-2 Kuantitatif merupakan pemeriksaan yang dapat mengukur titer antibodi atau antibodi penetral dalam tubuh seseorang terhadap virus penyebab COVID-19. Pemeriksaan ini mampu mengevaluasi respons imun seseorang terhadap virus SARS-CoV-2 sehingga memungkinkan…
 
Industri
10 jam yang lalu
Ericsson percepat peluncuran 5G di pita sedang dengan solusi Massive MIMO dan RAN Compute ultra ringan
Ericsson (NASDAQ: ERIC) telah meluncurkan tiga radio baru dalam portofolio Massive MIMO yang terkemuka, serta mengembangkan portofolio RAN Compute dengan enam produk RAN Compute guna mempercepat peluncuran jaringan 5G pada pita frekuensi sedang. Solusi baru itu didukung Ericsson…
Telkomsel