Aldhi Chandra
Selasa, 03 November 2020 - 12:12 WIB

RNI Kembali Catatkan Laba di Kuartal 3 Tahun 2020

Foto/Dok PT RNI/Economiczone
Foto/Dok PT RNI/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) mencatatkan laba bersih Rp 68 miliar pada penutupan kuartal ke-3 tahun 2020 atau meningkat 192% dibanding pencapaian tahun lalu di periode yang sama. Perolehan laba ini menandai konsistensi kinerja positif RNI sepanjang tahun 2020.

Direktur Keuangan RNI Pramusti Indrascaryo, Selasa, 3 November 2020, di Jakarta, mengatakan, kinerja RNI yang kembali positif di kuartal ke-3 merupakan pencapaian yang menggembirakan, mengingat pada kuartal ke-3 tahun 2019 perseroan sempat mencatatkan rugi sebesar Rp73 miliar. Pencapaian positif ini memberikan optimisme menjelang penutupan tahun buku 2020.

Menurut Pramusti, pencatatan laba ini ditopang oleh penjualan yang berasal dari sejumlah lini usaha, dimana kontribusi terbesar berasal dari lini farmasi dan alat kesehatan sebesar 43%, disusul agroindustri gula sebesar 39%, perdaganganumum sebesar 16% dan perkebunan sebesar 3%.

Ia mengatakan, kinerja positif ini tidak terlepas dari sejumlah strategi yang sukses dijalankan, diantaranya penerapan cost leadership, diferensiasi produk, serta pemberdayaan SDM. Melalui penerapan cost leadership, perseroan berhasil melakukan efisiensi dan pengendalian biaya secara tepat sasaran. Sampai dengan September 2020, tercatat perseroan berhasil menekan biaya usaha hingga sebesar 18% di bawah anggaran dan di bawah realisasi tahun lalu. “Pengendalian biaya menjadi strategi yang tepat di tengah kondisi pandemi saat ini. Di kuartal ke-4, otomatisasi dan penjualan akan terus ditingkatkan guna mendorong efisiensi biaya,” ujarnya.

Di samping penerapan cost leadership, strategi lainnya adalah penerapan diferensiasi produk. Menurut Pramusti, perseroan saat ini tengah gencar meningkatkan nilai tambah produk dengan menyasar pasar ritel melalui pengembangan produk baru dan rebranding produk eksisiting. Salah satu produk yang baru saja di-rebranding adalah produk gula RNI dengan brand “Raja Gula”.

“Membangun brand image produk merupakan bagian dari inovasi model bisnis yang saat ini dijalankan RNI. Guna meningkatkan daya saing kami fokus pada peningkatan kualitas produk serta pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Dengan penerapan strategi yang tepat, diharapkan penjualan dari sektor ritel dapat terus tumbuh di kuartal ke-4,” ungkapnya.

Dari sisi SDM, Pramusti mengatakan, Empowering SDM secara konsisten terus dilakukan dalam berbagai aspek, sehingga mampu meningkatkan produktivitas yang berdampak pada kinerja positif dan peningkatan pendapatan perusahaan.
 


 

 

TAGS
  1. PT RNI
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Aspers Kasau: Kedepankan Quality Before Quantity dan Talent Pool Dalam Proses Rekrutmen Prajurit
Untuk mewujudkan SDM unggul yang profesional, militan, dan inovatif, maka kebijakan pembinaan bidang personalia yang meliputi kebijakan bidang pembinaan personel dan kebijakan pembinaan sumber daya manusia dengan menjaring calon prajurit potensial secara komprehensif, dan mengedepankan…
 
Nasional
3 jam yang lalu
PT Hyundai Motors Indonesia Sediakan Program “Hyundai Peduli Banjir” Bagi Konsumen yang Terdampak oleh Banjir
PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi meluncurkan program “Hyundai Peduli Banjir” sebagai bagian dari komitmen Hyundai untuk membantu pelanggan yang terdampak banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Indonesia. Program ini juga bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi pelanggan…
 
Nasional
4 jam yang lalu
Panglima TNI Mutasi dan Promosi Jabatan 114 Perwira Tinggi
Dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. kembali melakukan mutasi dan rotasi jabatan di lingkungan TNI. Rabu (24/2/2021).
 
Nasional
9 jam yang lalu
Pemerintah Berupaya Maksimal Penuhi Kebutuhan Penanganan Covid-19
Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk memaksimalkan upaya 3T yaitu testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan) terhadap pasien Covid-19. Saat ini pemerintah juga berupaya mencukupi logistik dan sumberdaya manusia (SDM) dalam memenuhi kebutuhan upaya testing…
 
Nasional
9 jam yang lalu
Prodia Hadirkan Pemeriksaan Anti SARS-CoV-2 Kuantitatif untuk Pantau Respons Imun Tubuh Terhadap Virus Penyebab COVID-19
Pemeriksaan Anti-SARS-CoV-2 Kuantitatif merupakan pemeriksaan yang dapat mengukur titer antibodi atau antibodi penetral dalam tubuh seseorang terhadap virus penyebab COVID-19. Pemeriksaan ini mampu mengevaluasi respons imun seseorang terhadap virus SARS-CoV-2 sehingga memungkinkan…
 
Industri
9 jam yang lalu
Ericsson percepat peluncuran 5G di pita sedang dengan solusi Massive MIMO dan RAN Compute ultra ringan
Ericsson (NASDAQ: ERIC) telah meluncurkan tiga radio baru dalam portofolio Massive MIMO yang terkemuka, serta mengembangkan portofolio RAN Compute dengan enam produk RAN Compute guna mempercepat peluncuran jaringan 5G pada pita frekuensi sedang. Solusi baru itu didukung Ericsson…
 
Nasional
9 jam yang lalu
Dukung Pencegahan Stunting, Telkomsel Berkolaborasi dengan Pemkab Sumedang
Dalam upaya memperkuat dan mengembangkan ekosistem digital yang inklusif di Indonesia, Telkomsel terus membangun kolaborasi strategis bersama pemerintah termasuk pemerintah daerah yang kali ini dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Sumedang sebagai bagian dari upaya mendorong kemajuan…
Telkomsel