Aldhi Chandra
Jumat, 23 Oktober 2020 - 21:06 WIB

RedDoorz Umumkan Strategi Baru sebagai Platform Multi-Brand untuk Menjadi Perusahaan Hospitality Terbesar di Asia Tenggara

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - RedDoorz, platform pemesanan dan manajemen hotel online terbesar di Asia Tenggara mengumumkan rencana perubahan strategi bisnis dalam membangun perusahaan new-age hospitality, hari ini (22/10), saat acara virtual media diskusi di Jakarta. Visi terbaru RedDoorz untuk menjadi ekosistem produk akomodasi yang mendukung kebutuhan dari setiap kalangan dengan merek-merek berbeda. Produk dan layanan yang ditawarkan bervariasi mulai dari akomodasi beranggaran rendah hingga yang lebih premium, pengalaman menginap di akomodasi yang design-inspired serta layanan perpanjangan jangka waktu menginap.

RedDoorz Indonesia juga mengalami peningkatan bisnis yang cukup positif di kuartal ketiga 2020. RedDoorz mencatat peningkatan sebesar 80% dalam pemesanan kamar dan peningkatan tingkat hunian hingga 50% selama Maret hingga Oktober 2020. Angka ini lebih diatas rata-rata okupansi nasional yang hanya 36% (berdasarkan Laporan STR Hotel Database, perusahaan bisnis intelijen independen untuk hospitality.

Adil Mubarak, VP Operations of RedDoorz mengatakan, pandemi Covid-19 memang mendisrupsi performa bisnis RedDoorz sejak Maret 2020. “Menghadapi ketidakpastian seraya memenuhi kebutuhan travelling saat masa pandemi ini, RedDoorz telah meluncurkan beberapa produk seperti HygienePass dan RedHeroes, yang membantu kami serta mitra properti bertahan. Pertumbuhan bisnis yang cukup positif di kuartal ketiga ini membuat kami semakin optimis dan berharap pariwisata domestik akan pulih kembali. Dengan semangat dan optimisme ini, kami tengah bersiap untuk memasuki fase untuk terus bertumbuh di industri ini,”

Berdasarkan, laporan terbaru dari McKinsey terkait industri travel dan pariwisata, ada tanda-tanda permintaan laten untuk travelling. Konsumen tertarik untuk untuk berwisata kembali setelah larangan untuk traveling diangkat, bahkan bersedia untuk melakukannya sebelum vaksin tersedia. Selain itu, riset dari Blackbox and Dynata mengungkapkan 44% dari responden saat ini tidak ingin untuk melakukan perjalanan internasional, mereka lebih memilih perjalanan domestik dengan mementingkan faktor kesehatan dan keamanan. Pariwisata domestik juga diprediksi akan semakin diminati saat ini. Tak ayal, pemerintah pun berupaya meningkatkan kembali industri pariwisata dengan membuka beberapa destinasi pariwisata.

"RedDoorz percaya pada upaya pemerintah dalam memulihkan kembali industri ini. Oleh karenanya, kami selalu terbuka untuk dapat bahu-membahu bersama pemerintah untuk meningkatkan kembali industri pariwisata dan perhotelan di Indonesia.” tandas Adil. “Saat industri ini kembali normal, RedDoorz telah siap menjadi perusahaan pertama yang mampu meraih pertumbuhan penuh dan senantiasa terus memberikan nilai lebih kepada konsumen dan stakeholder kami.”

RedDoorz Hadirkan Merek Hotel Baru

Dalam rangka memperkuat rencana ke depan, RedDoorz akan menghadirkan merek hotel baru, yakni, Sans Hotel.  Properti pertama untuk merek hotel ini akan hadir pada pertengan November 2020. Sans Hotel nantinya akan menjangkau pelancong dari generasi GenZ dan millennial.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2020, populasi penduduk usia produktif (usia 15-64 tahun) akan mencapai 179.1 juta orang, dan lebih dari sepertiganya atau sekitar 63.5 juta adalah millenials (usia 21-36 tahun). Hal ini menjadikan generasi millenials sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi di Indonesia, termasuk sektor pariwisata. Ditambah lagi,millennials dan genZ adalah social media savvy, yang gemar berbagi foto dan video estetik dari perjalanan mereka di platform social media.

“Saat ini, kami tengah mempersiapkan beberapa properti yang akan menjadi Sans Hotel,” ungkap Adil. “Peluncuran merek baru ini nantinya akan memperkuat langkah kami menuju platform multi-brand hospitality. Dengan peluncuran produk co-living, KoolKost di awal tahun ini, kami ingin menjadi one-stop platform untuk memenuhi kebutuhan akan akomodasi. Indonesia merupakan negara majemuk dan memiliki generasi muda yang dinamis, Sans nantinya akan menjadi teman perjalanan anak muda setelah masa pandemi ini, dengan memberikan nuansa hangat dan muda serta memenuhi standar kebersihan dan kesehatan di setiap properti.”

Sans berasal dari bahasa gaul dari “santai”, nantinya akan memberikan pengguna dengan layanan hospitality yang mengedepankan semangat anak muda serta nuansa santai. Sans Hotel akan dilengkapi dengan furnitur trendi serta amenities yang dirancang untuk memberikan kesan santai yang sesuai dengan nama Sans. Sans diposisikan untuk memberikan kenyamanan bergaya yang dipadukan dengan teknologi pintar dan harga terjangkau.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
3 jam yang lalu
Konsisten Berinovasi, by.U Dipercaya Generasi Z sebagai Brand Digital Pilihan
Telkomsel sebagai operator telekomunikasi digital terdepan di Indonesia sebagai penggagas brand by.U turut mendapatkan penghargaan di ajang yang sama untuk kategori Telecommunication Operator. Pengumuman pemenang dilakukan secara daring dalam acara Marketeers XFest 2020 yang diselenggarakan…
 
Nasional
3 jam yang lalu
BRI Pacu UMKM untuk Terus Berkembang
 Bank BRI terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar semakin tumbuh, berdaya saing, dan segera pulih dari masa sulit akibat pandemi Covid-19.
 
Nasional
3 jam yang lalu
Pertamina Lantik Corporate Secretary Baru
Pasca restrukturisasi organisasi, perombakan organisasi dan SDM terus dilakukan Pertamina sebagai upaya optimalisasi potensi sekaligus pembinaan karir pekerja.
 
Nasional
8 jam yang lalu
Kalahkan 32 Perusahaan Global, BNI Jadi Pengembang API Portal Terbaik
Dalam mendukung strategi bisnis PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) untuk Go Global dan Go Digital, tim BNI API Digital Services ikut serta dalam ajang DevPortal Awards 2020 yang merupakan ajang penghargaan yang diperuntukan bagi Portal API terbaik ditingkat internasional.…
 
Nasional
24 jam yang lalu
Kerja Sama Prodia dan Good Doctor, Permudah Akses Layanan Kesehatan bagi Masyarakat Indonesia
PT Prodia Widyahusada Tbk (kode saham: PRDA) bekerja sama dengan Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor) menyediakan pemeriksaan kesehatan yang dapat dipesan melalui layanan telemedis Good Doctor. Tujuan dari kerja sama ini adalah untuk memberikan kemudahan bagi jutaan masyarakat…
 
Nasional
26/11/2020 19:35 WIB
Kepala Suku di Papua Gelar Upacara Bakar Batu 1 Desember 2020
Memasuki bulan Desember yang merupakan bulan cinta kasih untuk menyambut perayaan Natal tahun 2020, para Kepala Suku di Papua akan menggelar Upacara Adat Bakar Batu dengan menyembelih babi di wilayahnya masing-masing. Upacara Adat Bakar Batu ini merupakan salah satu kearifan lokal…
 
Nasional
26/11/2020 16:54 WIB
Mei Herianti Disiksa Keji, Kepala BP2MI Ini Kejahatan sekaligus Penghinaan kepada Negara kita
Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) merespon penyiksaan kepada PMI atas Mei Harianti, 26 tahun yang bekerja sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di Malaysia.
Telkomsel