EKA
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:36 WIB

Merger Bank BUMN Syariah Bakal Hadirkan Layanan Keuangan Syariah di Berbagai Segmen

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Tiga Bank BUMN Syariah yaitu PT Bank BRIsyariah Tbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri (BSM) dan PT Bank BNI Syariah (BNIS) mempublikasikan Ringkasan Rancangan Penggabungan Usaha (merger) yang mencakup penjelasan mengenai visi, misi, dan strategi bisnis Bank Hasil Penggabungan. Bank Hasil Penggabungan akan memiliki total aset Rp214,6 triliun dengan modal inti lebih dari Rp20,4 triliun.

“Merger ini menggabungkan kekuatan dari tiga bank Syariah milik BUMN sehingga Bank Hasil Penggabungan akan menghadirkan layanan dan solusi keuangan Syariah yang lengkap, modern dan inovatif dalam satu atap untuk berbagai segmen nasabah dengan berbagai kebutuhan,” kata Direktur Utama Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah), Toni E.B. Subari di Jakarta, Rabu (21/10).

Ditunjang oleh lebih dari 1.200 cabang dan 1.700 jaringan ATM, serta didukung oleh 20.000 orang karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia, Bank Hasil Penggabungan akan mampu memberikan layanan finansial berbasis syariah, layanan sosial bahkan spiritual bagi lebih banyak nasabah.

“Dengan core competence masing-masing, akan saling melengkapi, saling menguatkan. Jadi Bank Hasil Penggabungan nantinya akan memiliki layanan berbasis syariah yang komprehensif dalam satu atap bagi semua segmen nasabah, mulai dari UMKM, ritel, komesial, wholesale Syariah, sampai korporasi, baik untuk nasabah nasional maupun investor global,” jelas Toni.

Di segmen ritel, Bank Hasil Penggabungan akan memiliki ragam solusi keuangan dalam ekosistem Islami seperti terkait keperluan ibadah haji dan umrah, ZISWAF, pendidikan, kesehatan, remitansi internasional, dan layanan dan solusi keuangan lainnya yang berlandaskan prinsip Syariah yang didukung oleh kualitas digital banking dan layanan kelas dunia.

Di segmen korporasi dan wholesale, Bank Hasil Penggabungan akan memiliki kemampuan untuk masuk ke dalam sektor-sektor industri yang belum terpenetrasi maksimal oleh perbankan Syariah. Selain itu, Bank Hasil Penggabungan juga diyakini akan dapat turut membiayai proyek-proyek infrastruktur yang berskala besar dan sejalan dengan rencana Pemerintah dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Di samping itu, Bank Hasil Penggabungan akan menyasar investor global lewat produk-produk Syariah yang kompetitif dan inovatif.

Di segmen UKM dan Mikro, Bank Hasil Penggabungan akan terus memberikan dukungan kepada para pelaku UMKM melalui produk dan layanan keuangan Syariah yang sesuai dengan kebutuhan UMKM baik secara langsung maupun melalui sinergi dengan bank-bank Himbara dan Pemerintah Indonesia.

Tanggal efektif penggabungan sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Rencana Merger adalah 1 Februari 2021. Untuk itu, tidak ada perubahan operasional dan layanan selama proses ini berlangsung.

“Bagi para nasabah, ketiga bank menjamin sepenuhnya operasional tetap berjalan normal dengan kualitas layanan yang tetap optimal dan prima. Menjadi komitmen ketiga bank Syariah untuk melaksanakan merger ini dengan sebaik-baiknya demi kepentingan seluruh pemangku kepentingan,” pungkasnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
1 jam yang lalu
BNI dan PNM Kerjasama Pulihkan Ekonomi
PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) semakin fokus mendorong gerakan perekonomian rakyat.
 
Nasional
16 jam yang lalu
Laksda TNI (Purn) Soleman Ponto, Situasi di Papua Saat Ini Bukan Konflik Bersenjata
Pusat Studi Kemanusiaan dan Pembangunan (PSKP) menggelar Diskusi Webinar Series ke-19 di Jakarta, dengan tema “Pendekatan Kemanusian dan Keamanan di Papua”, Kamis (3/12/2020).
 
Nasional
16 jam yang lalu
Gojek, Hollaback! Jakarta, dan KAKG Jalankan Edukasi Anti-Kekerasan Seksual
Pada momen peringatan “16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan (HAKTP)”, Gojek bersama dengan Hollaback! Jakarta dan Kolektif Advokat untuk Kesetaraan Gender (KAKG), meluncurkan inisiatif edukasi online terkait anti kekerasan seksual untuk jutaan mitra driver. Kolaborasi multi-sektor…
 
Nasional
17 jam yang lalu
Kemnaker Gandeng Pemda Perkuat Kerja Sama Pelatihan Kerja
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah (pemda) tingkat provinsi, Kabupaten/ kota. Hal ini lakukan agar akses program-program pelatihan kerja baik di pusat maupun daerah akan semakin mudah dan terjangkau masyarakat.
 
Industri
17 jam yang lalu
Dengan Fungsi Fleksibel, AQUA Japan Hadirkan Freezer Dual Chamber Series
Berkomitmen menghadirkan produk-produk elektronik yang inovatif, produsen elektronik rumah tangga AQUA Japan tahun ini menghadirkan chest frezeer terbaru, yaitu Dual Chamber series. Terdiri dari seri AQF-305DC dan AQF-385DC. Dilengkapi fitur Dual Temperature Cooling and Freezing,…
 
Nasional
17 jam yang lalu
Kasus COVID-19 Meningkat, Penerapan 3M Harus Diperketat
Pada kamis (3/12), Indonesia mencatatkan rekor baru penambahan kasus COVID-19 hingga 8.369. Di sisi lain, aktivitas masyarakat di luar rumah semakin padat, terlebih menjelang akhir tahun. Agar tetap aman beraktivitas, masyarakat harus terus patuh dan menerapkan protokol 3M (memakai…
 
Nasional
17 jam yang lalu
Pelatihan BLK Komunitas Disesuaikan dengan Kebutuhan Pasar Kerja
Kementerian Ketenagakerjaan melakukan pengembangan program pelatihan vokasi di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) agar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan industri yang ada di sekitar lokasi BLKK.
Telkomsel