Aldhi Chandra
Jumat, 16 Oktober 2020 - 13:36 WIB

Sambil Lesehan, Menaker Ida Berdialog dengan Para Buruh Perempuan Soal RUU Cipta Kerja

Foto/Dok-Menaker/ECONOMICZONE
Foto/Dok-Menaker/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Menaker Ida  mengajak  dialog para pekerja/buruh  perempuan yang berasal dari belasan Serikat Pekerja/Serikat Buruh dalam acara sosialisasi bertajuk "Mendengar Pekerja/Buruh perempuan bicara RUU Cipta Kerja di lobby gedung A, kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (15/10/2020).

"Hari ini terasa spesial, karena yang hadir perempuan semua. Sosialisasi dengan para pekerja/buruh ini penting sebelum arus informasi jauh kemana-mana, " kata Menaker Ida.

Dialog dihadiri oleh  perwakilan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Yorrys, Konfederasi Serikat Pekerja Sinergi (KSPS) BUMN, K2N Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Forum Guru dan Dosen DKI Jakarta, K.Sarbumusi, Perempuan Pelaut (PIT), SP Bulog FST BUMN, Sekar Sejahtera AJS FSE BUMN, K2P KSBSI, Federasi Serikat Buruh Konstruksi dan Informal, Federasi Serikat Pekerja Logam Metal dan Elektronik, Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) dan Koalisi Perempuan Indonesia serta Solidaritas Perempuan.

Bagi Kemnaker, menyelenggarakan sosialisasi RUU Cipta Kerja sangat penting guna menghindari terjadinya distorsi informasi. "Saya senang sekali, teman-teman memilih tabayyun (klarifikasi) secara langsung, mendengarkan secara langsung dibanding menelan mentah-mentah seluruh informasi terkait UU Cipta Kerja, " kata Menaker Ida.

Menaker Ida menyatakan sasaran RUU Cipta Kerja ini yakni diharapkan akan terbuka kesempatan kerja lebih luas bagi tenaga kerja yang belum bekerja. Sedangkan bagi pekerja/buruh yang eksis, akan memperoleh kelangsungan bekerja dan peningkatan perlindungan pekerja/buruh.  "Bagi pekerja/buruh yang mengalami PHK, ada peningkatan perlindungan hak-hak mereka, " katanya.

Tak hanya itu, RUU Cipta Kerja juga dikatakan Menaker Ida untuk mendorong produktivitas kerja. Persoalan pendidikan pekerja Indonesia yang kebanyakan setingkat SMA ke bawah menyebabkan produktivitas kerja Indonesia tertinggal dibanding beberapa negara lain.

Menurutnya, berdasarkan kajian yang dilakukan pemerintah, dikatakan bahwa jika tidak adanya reformasi struktural dan percepatan  transformasi ekonomi, dikhawatirkan lapangan kerja akan pindah ke negara lain yang lebih kompetitif. Penduduk yang tidak/belum bekerja akan semakin tinggi, dan Indonesia terjebak dalam middle income trap.

Sementara Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi mengatakan tiada hari tanpa sosialisasi bagi Menaker Ida Fauziyah. Setelah sosialisasi UU Cipta Kerja di podcast Deddy Corbuzier pada Selasa (13/10/2020) malam, Kamis (15/10/2020) pagi, juga memberikan sosialiasi kepada 1000 lebih pekerja PT Pertamina (Persero).

Anwar berharap sosialisasi UU Cipta Kerja ini mampu meluruskan kesimpangsiuran informasi tentang UU Cipta Kerja di masyaakat. "Mudah-mudahan informasi UU Cipta Kerja yang tadinya belak-belok, segera bisa kita luruskan, " kata Anwar Sanusi selaku moderator.

Sementara Ketua Umum Serikat Pekerja Bulog, Feby menyampaikan bahwa pihaknya mulai memahami berbagai persoalan yang ada di UU Cipta Kerja yang selama ini menjadi perdebatan di masyarakat. Terutama terkait keberadaan ketentuaan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang tidak ada di UU Cipta Kerja itu masih berlaku atau tidak.

Namun, Feby menyarankan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah supaya ke depan memberikan penjelasannnya lewat acara ringan seperti yang baru saja dilakukan melalui Podcast Deddy Corbuzier. Menurut Feby, penyampaian melalui acara artis itu selain banyak pendengarnya, juga memudahkan masyarakat dalam memahami persoalan yang sebenarnya.

"Mungkin, Bu, saran saya, itu perlu diperbanyak kegiatan sosialiasi  seperti acara-acara Deddy Corbuzier. Mungkin ibu perlu datang dengan Raffi Ahmad, atau artis-artis lainnya Bu, tetapi itu mengena, Bu," kata Feby.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
28/10/2020 15:54 WIB
Performa Hotel Semakin Membaik, OYO Tetap Optimis pada Industri Hospitality di Indonesia
Dua tahun berlalu sejak resmi beroperasi pada Oktober 2018 silam, OYO terus memperkuat pondasi dan ekosistem bisnisnya di Indonesia, meski di tengah pandemi COVID-19. 
 
Nasional
28/10/2020 15:47 WIB
GoFood Rayakan 1 Tahun Berdirinya Komunitas Partner GoFood
Genap satu tahun mendukung UMKM kuliner untuk #MelajuBersamaGojek, GoFood hari ini memaparkan komitmennya terhadap Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) untuk tahun 2021.
 
Bisnis
27/10/2020 21:29 WIB
DBS Indonesia Dukung Program Wirausaha Sosial Kurangi Sampah Makanan di Indonesia
Berdasarkan data dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Dunia (FAO), sampah makanan atau food waste di dunia jumlahnya mencapai 1,3 miliar ton. Sementara itu, di Indonesia sendiri, berdasarkan data The Economist Intelligence Unit tahun 2016, setiap satu…
 
Nasional
27/10/2020 21:13 WIB
SLOM+3 Sepakat Tingkatkan Kerja Sama ASEAN Bidang Ketenagakerjaan
Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, mengatakan bahwa negara-negara ASEAN dan 3 negara mitra yaitu RRT (Cina), Jepang, dan Republik Korea (Korea Selatan), sepakat untuk meningkatkan kerja sama bidang ketenagakerjaan. Kesepakatan peningkatan kerja sama ketenagakerjaan…
 
Industri
27/10/2020 20:37 WIB
Tips Berkendara di Musim Penghujan Ala Adira Insurance
Memasuki penghujung tahun, Indonesia mulai memasuki musim hujan. Seperti halnya sedia payung sebelum hujan, pengendara mobil juga perlu mempersiapkan "payung" ketika menghadapi musim penghujan seperti saat ini.
 
Nasional
27/10/2020 15:32 WIB
RUPSLB XL Axiata Tetapkan Susunan Direksi Baru
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mempunyai sususan direksi yang baru hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), 27 Oktober 2020.
 
Nasional
27/10/2020 15:28 WIB
Menaker Ida: Cuti Bersama bagi Sektor Swasta Bersifat Fakultatif
Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB telah sepakat menetapkan Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2020.
Dummy