Aldhi Chandra
Jumat, 25 September 2020 - 18:51 WIB

Neem: Rahasia alami Himalaya Since 1930 untuk melawan jerawat

Foto/Ist/Economiczone
Foto/Ist/Economiczone
Dummy

ECONOMIC ZONE - Jerawat telah menjadi masalah yang paling banyak dialami wanita. Namun, menemukan solusi yang tepat untuk jerawat adalah masalah yang berbeda. Dibutuhkan waktu dan kesabaran untuk menanganinya. Prosesnya yang panjang sering menyebabkan wanita merasa insecure dan mencari cara untuk menutupi jerawat mereka. Penelitian yang dilakukan oleh Himalaya Since 1930, sebuah brand kecantikan dan kesehatan, menemukan bahwa setidaknya 83% dari 1.000 perempuan Indonesia yang mengalami masalah jerawat berusaha keras untuk menggunakan berbagai cara menyembunyikan masalah jerawat mereka."Jerawat telah menjadi masalah bagi perempuan untuk waktu yang cukup lama, dan selama itu juga Himalaya telah mendukung pejuang jerawat dalam menghadapi perjuangan mereka dengan berbagai produk kami yang alami. Kami percaya bahwa jerawat adalah masalah kulit alami yang membutuhkan solusi alami, dan itulah sebabnya Himalaya Neem Series kami yang teruji secara klinis sangat efektif dalam mengobati jerawat," kata Marketing Manager Himalaya APAC, Monica Joyappa.Himalaya Neem Series mengandung bahan-bahan alami, menggabungkan Neem dan Kunyit, yang dikenal efektif melawan bakteri penyebab jerawat, dan menjadikan kulit sehat dari waktu ke waktu. Dikenal dengan daun Mimba di Indonesia, Neem berasal dari India dan dikenal sebagai bahan perawatan kulit karena mengandung antibakteri, astringent, dan kaya akan antioksidan. Kandungan antibakteri membantu melawan bakteri penyebab jerawat dan astringent membantu mengecilkan pori-pori serta mengurangi kelebihan minyak di wajah yang menyebabkan jerawat yang dapat membuatnya lebih buruk. Kunyit sendiri baik untuk kulit wajah karena sifatnya yang menenangkan kulit, efektif mencerahkan, memperbaiki tekstur kulit, dan membuat kulit lebih sehat. Campuran kedua bahan tersebut dalam produk perawatan kulit efektif untuk melawan bakteri penyebab jerawat dari akar dan menjadikan kulit wajah lebih bersih dan sehat. Himalaya Neem Series terdiri dari Himalaya Purifying Neem Face Wash dan Himalaya Purifying Neem Mask, untuk membantu para pejuang jerawat mengatasi jerawat mereka secara alami. Himalaya Purifying Neem Face Wash digunakan untuk membersihkan kotoran dan menghilangkan minyak berlebih dari kulit dengan teksturnya yang gel. Selain itu, Himalaya Purifying Neem Mask membantu mengatur produksi sebum dengan memberikan pembersihan mendalam untuk pori-pori yang tersumbat. Himalaya Neem Series tersedia di Watsons, Alfamart, dan Himalaya official store di Shopee mulai dari Rp24.000. “Jerawat adalah masalah yang sensitif dan rumit bagi banyak wanita karena dapat memengaruhi suasana hati, produktivitas, kepercayaan diri, dan jiwa kita secara keseluruhan,” jelas Clarissa Putri, Beauty Influencer, dan Pejuang Jerawat. “Itulah mengapa saya selalu meluangkan waktu untuk mencari dan mencoba berbagai produk perawatan kulit yang dapat mengobati jerawat dengan baik, dan membagikan pengalaman saya menggunakan produk tersebut pada media sosial saya.” Masalah jerawat juga sering dibawa ke media sosial dan diangkat sebagai masalah yang serius. Survei yang dilakukan oleh Himalaya juga melaporkan bahwa 76% pejuang jerawat menggunakan berbagai filter foto pada media sosial untuk menutupi jerawatnya, menghindari mengunggah foto close-up, atau bahkan tidak mau mengunggah foto pribadinya. “Walaupun saat ini jerawat yang saya alami belum sepenuhnya hilang, namun kemerahan pada wajah saya terlihat berkurang. Sangat jelas bahwa untuk menyembuhkan jerawat membutuhkan waktu, tetapi berdasarkan pengalaman saya, Himalaya Neem Series jelas membantu mempercepat proses itu. Dan saya harus mengatakan bahwa saya sangat terkejut dengan betapa bagusnya Himalaya Neem Series bekerja pada wajah saya dalam hal menghilangkan jerawat dan meningkatkan kesehatan kulit saya secara keseluruhan. Saya berharap semakin banyak perempuan yang tahu tentang Himalaya Neem Series, dan memiliki pengalaman baik yang sama dalam menggunakan produk ini,” tambah Clarissa.

 

TAGS
  1. Himalaya
Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
9 jam yang lalu
Presiden Minta OJK dan Pelaku Industri Keuangan Jaga Kepercayaan Pasar dan Masyarakat
Di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi selama tahun 2020, kerja sama antara sejumlah pemangku kepentingan telah berjalan dengan baik. Mulai dari Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia, hingga Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
 
Nasional
10 jam yang lalu
Kunker ke Sumbar, Menaker Tinjau BLK Komunitas Thawalib Gunung Padang
Menteri Ketenagakerjaaan, Ida Fauziah, meninjau Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Thawalib Gunung Padang yang berlokasi di Pondok Pesantren Thawalib Gunung, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, Minggu (17/1/2021).
 
Nasional
19 jam yang lalu
Sebanyak 42 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa M6,2 di Sulawesi Barat
Berdasarkan data per 15 Januari 2021 pukul 20.00 WIB, Pusat Pengendali Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat gempa M6,2 yang terjadi pada Jumat (15/1), pukul 01.28 WIB atau 02.28 waktu setempat di Provinsi Sulawesi Barat menjadi…
 
Nasional
19 jam yang lalu
Lebih dari Dua Puluh Ribu Jiwa Terdampak Banjir di Kalimantan Selatan
Sebanyak 21.990 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan akibat hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan air sungai di Kecamatan Pelaihari meluap yang terjadi pada Minggu (3/1) pukul 10.30 WITA. Hal ini berdasarkan data yang dihimpun oleh Pusat…
 
Nasional
19 jam yang lalu
Masa Transisi Perban Pembebasan Biaya Penempatan PMI Diperpanjang 6 Bulan, Kepala BP2MI Siap Mundur dari Jabatan Jika Tidak Berjalan
Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani menyatakan implementasi pembebasan biaya penempatan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) sesuai Peraturan BP2MI nomor 9 tahun 2020 tentang Pembebasan Biaya Penempatan PMI, akan diperpanjang masa transisinya…
 
Nasional
19 jam yang lalu
Satgas Minta Tokoh Muda Ajak Kaum Milenial Sukseskan Vaksinasi
Sejumlah tokoh publik dari kalangan muda terlihat mengikuti vaksin perdana yang dimulai oleh Presiden Joko Widodo bertempat di Istana Merdeka, Rabu (13/1/2021). Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito menjelaskan, bahwa dilibatkannya generasi muda itu untuk mewakili…
 
Nasional
20 jam yang lalu
Ajang Balap Endurance “24H SERIES Powered by Hankook” Musim 2021 Resmi Dimulai
Ajang balap ketahanan (endurance race) 24H SERIES musim 2021 resmi dimulai kemarin, 14 Januari 2021. Seri balapan yang berlangsung selama 11 bulan ke depan ini dibuka dengan pertandingan perdana di Dubai selama tiga hari.
Telkomsel