EKA
Jumat, 18 September 2020 - 20:25 WIB

BNN Gandeng BRISyariah Terkait Penyediaan Belanja Pegawai dan Jasa Perbankan

Foto/Dok-BRISyariah/ECONOMICZONE
Foto/Dok-BRISyariah/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia menggandeng PT Bank BRIsyariah Tbk dalam rangka penyediaan layanan belanja pegawai dan layanan jasa perbankan. Nantinya, BRIsyariah akan memberikan dukungan layanan perbankan kepada 223 Satuan Kerja BNN Pusat, BNN Provinsi dan BNN Kota dan Kabupaten. Salah satunya adalah sebagai mitra penyalur gaji para pegawai BNN.

“Selain mitra penyaluran gaji, BRIsyariah juga siap untuk melayani pegawai BNN untuk mengonversi tabungan dan pembiayaan mereka menjadi produk-produk syariah,” kata Direktur Utama BRIsyariah, Ngatari di Jakarta, Jumat (18/9).

Berbekal pengalaman sejak tahun 2016, BRISyariah siap memberikan pelayanan terbaik untuk satuan-satuan kerja di bawah Badan Narkotika Nasional. “Sejak 2016 hingga sekarang, kami telah melayani penyaluran gaji pegawai PNS, TNI, dan POLRI sebanyak 228 satker (satuan kerja) dengan total penyaluran gaji Rp33 miliar untuk sekitar 9.000 pegawai,” ungkapnya.

Selain kerjasama penyediaan layanan perbankan bagi pegawai BNN, BRIsyariah dan BNN juga menandatangani nota kesepahaman tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (4PGN) serta Penyediaan dan Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan Syariah.

Melalui kerjasama ini, BRIsyariah diharapkan dapat mendukung upaya penanganan narkoba. Khususnya di bidang pemberantasan, dan menjadi salah satu benteng untuk mengawasi transaksi keuangan yang dicurigai sebagai transaksi peredaran narkoba. sebagaimana diketahui bahwa bandar narkoba seringkali memanfaatkan jasa keuangan dalam melancarkan bisnisnya.

Sebagai implementasi awal dari perjanjian antara BRIsyariah dan BNN, akan diadakan sosialisasi produk dan layanan BRIsyariah kepada pegawai BNN. “Sosialisasi ini juga merupakan upaya kami meningkatkan literasi dan market share keuangan syariah,” pungkas Ngatari.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
13 jam yang lalu
Memaknai Sumpah Pemuda, Peran Penting Energi Pemuda,Tingkatkan Produktivitas
Era revolusi industri 4.0 ini memberikan tantangan sekaligus peluang baru bagi pemuda sebagai generasi digital untuk bersaing dalam tatanan global ini. Dengan deras serta cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus bergulir menuntut generasi muda untuk cepat beradaptasi.…
 
Nasional
20 jam yang lalu
Menaker Ida Usulkan 3 Inisiatif Kerja Sama Menaker Se-Asean
Dalam forum The 26th ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM) atau Pertemuan Tingkat Menteri Ketenagakerjaan Se-ASEAN ke26, Indonesia mengusulkan tiga inisiatif kerja sama bidang ketenagakerjaan.
 
Nasional
28/10/2020 16:05 WIB
Berantas Narkoba, Garuda Indonesia Gandeng GRANAT
Maskapai nasional Garuda Indonesia memperkuat komitmen pemberantasan narkoba dengan menggandeng Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT).
 
Nasional
28/10/2020 15:54 WIB
Performa Hotel Semakin Membaik, OYO Tetap Optimis pada Industri Hospitality di Indonesia
Dua tahun berlalu sejak resmi beroperasi pada Oktober 2018 silam, OYO terus memperkuat pondasi dan ekosistem bisnisnya di Indonesia, meski di tengah pandemi COVID-19. 
 
Nasional
28/10/2020 15:47 WIB
GoFood Rayakan 1 Tahun Berdirinya Komunitas Partner GoFood
Genap satu tahun mendukung UMKM kuliner untuk #MelajuBersamaGojek, GoFood hari ini memaparkan komitmennya terhadap Komunitas Partner GoFood (KOMPAG) untuk tahun 2021.
 
Bisnis
27/10/2020 21:29 WIB
DBS Indonesia Dukung Program Wirausaha Sosial Kurangi Sampah Makanan di Indonesia
Berdasarkan data dari Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Dunia (FAO), sampah makanan atau food waste di dunia jumlahnya mencapai 1,3 miliar ton. Sementara itu, di Indonesia sendiri, berdasarkan data The Economist Intelligence Unit tahun 2016, setiap satu…
 
Nasional
27/10/2020 21:13 WIB
SLOM+3 Sepakat Tingkatkan Kerja Sama ASEAN Bidang Ketenagakerjaan
Sekjen Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, mengatakan bahwa negara-negara ASEAN dan 3 negara mitra yaitu RRT (Cina), Jepang, dan Republik Korea (Korea Selatan), sepakat untuk meningkatkan kerja sama bidang ketenagakerjaan. Kesepakatan peningkatan kerja sama ketenagakerjaan…
Dummy