EKA
Rabu, 02 September 2020 - 16:38 WIB

Erick Thohir: Bulan Ini Ada 13,8 Juta Karyawan Terima Subsidi Gaji Rp1,2 Juta

Foto/Dok-KementerianBUMN/ECONOMICZONE
Foto/Dok-KementerianBUMN/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Untuk mempercepat dan pengawasan stimulus subsidi gaji bagi karyawan non BUMN/PNS, Pemerintah melalui Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPEN) menggandeng Kadin untuk memberikan masukan agar stimulus yang diberikan tetap sasaran. Selain itu, stimulus yang diberikan kepada masyarakat diharapkan bisa mendongkrak kapasitas daya beli masyarakat.

“KPEN terus melakukan sinergi terkait program pemerintah yang sudah dijalankan. Selain itu, KPEN juga melibatkan pihak swasta dalam hal ini KADIN, dalam rangka penyelarasan program ini. Disini turut hadir Ketua Kadin, Grup Alfamart, Medo, Salim, Astra hingga Lippo,” kata Ketua Pelaksana KPEN, Erick Thohir dalam virtual conference di Jakarta, Rabu (2/9).

Pemerintah menganggarkan Rp37,8 triliun untuk bantuan subsidi gaji yang disalurkan kepada 13,8 juta pekerja swasta (Non-BUMN/BUMD serta Non-PNS) senilai Rp600.000 per bulan selama 4 bulan. Kriteria pekerja yang mendapat subsidi gaji harus berpenghasilan di bawah Rp 5 juta dan aktif menjadi peserta BPJamsostek hingga 30 Juni 2020.

“Program subsidi gaji dari pemerintah, ditargetkan ada 15,7 juta orang yang akan dibantu. Nilainya sangat signifikan yaitu Rp37,8 triliun. Karena itu perlu koordinasi terkait distribusi subisdi ini. Para anggota Kadin ingin program ini sukses karena dapat membantu karyawan yang sangat membutuhkan,” tambahnya.

Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, pengawasan terhadap subsidi gaji terus berlanjut. Program subsidi gaji apabila mempunyai dampak yang baik maka akan diteruskan. “Selama ini program berjalan sampai bulan Desember, subsidi gaji Rp1,2 juta akan diberikan untuk bulan Agustus dan September, Alhamdulillah ada 13,8 juta orang pada bulan ini. Sisanya Rp1,2 juta akan dibayar bulan Oktober akhir atau November awal. Diharapkan daya beli dan kapasitas masyarakat dapat terjaga,” terangnya.

Untuk diketahui, pada 27 Agustus Presiden Jokowi mulai meluncurkan program bantuan Subsidi gaji bagi karyawan non BUMN/Swasta. Adapun syarat penerima BSU yakni Warga Negara Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan NIK, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan yang masih aktif dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan Selain itu, peserta juga membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp 5 juta sesuai upah yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
18/09/2020 20:09 WIB
Digital Platform Gojek Semakin Aman dalam Mendukung Usaha Mitra
Inisiatif #AmanBersamaGojek terbukti membuat mitra driver dan mitra merchant di ekosistem Gojek semakin merasa aman dalam memperoleh pendapatan di dunia digital.
 
Nasional
18/09/2020 20:01 WIB
Uni Eropa-Indonesia Tegaskann Kembali Komitmen Pengembangan Kapasitas Dan Pertumbuhan Ekonomi Hijau
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa (kanan) bersama Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia H.E. Vincent Piket (kiri) meluncurkan EU-Indonesia Cooperation Publication 2020 secara virtual di Jakarta, Kamis (17/9).
 
Nasional
18/09/2020 19:58 WIB
Dengan Lapisan Blue Fin, Pendinginan AC AQUA Japan Lebih Efektif
Pandemi Covid-19 belum berakhir. Vaksin dan obat yang tepat pun belum ditemukan. Menghabiskan waktu dengan berkegiatan di rumah menjadi pilihan paling aman agar terhindar dari bahaya virus. Untuk mendukung kenyaman saat berada di rumah, produsen elektronik rumah tangga AQUA Japan…
 
Nasional
16/09/2020 20:17 WIB
Lima BUMN Tandatangani MoU Pengembangan “Indonesia Hotel Chain”
Dalam rangka menjadikan BUMN sebagai institusi bisnis yang kompetitif, salah satu inisiatif yang akan dilakukan adalah mengintegrasikan dan mengoptimalisasikan hotel-hotel milik BUMN.
 
Nasional
16/09/2020 20:14 WIB
Bandara Soetta Dinilai Jadi Salah Satu Bandara Paling Aman dari Covid-19
Berdasarkan evaluasi lembaga global Safe Travel Barometer, Bandara Internasional Soekarno-Hatta dinobatkan sebagai salah satu bandara di dunia dengan rating tertinggi dalam penerapan protokol kesehatan dan keamanan dalam mencegah penyebaran COVID-19.
 
Nasional
16/09/2020 20:10 WIB
Biaya Rapid Test di Delapan Bandara Angkasa Pura I Turun Jadi Rp85.000
PT Angkasa Pura I (Persero) menurunkan biaya layanan rapid test di Delapan bandara kelolaaannya menjadi Rp85.000 dari sebelumnya berkisar antara Rp150.000 hingga Rp200.000. Hal ini dilakukan untuk semakin memudahkan para pengguna jasa yang akan melakukan perjalanan udara.
 
Nasional
15/09/2020 21:24 WIB
Pandemi Melanda, Pengembang Masih Aktif Bangun Proyek
Pandemi covid-19 telah melanda Indonesia selama 5 bulan terakhir, namun belum menunjukan tanda penurunan jumlah kasus hingga saat ini. Meski begitu, pelaku usaha Properti tampaknya tidak mau pasrah dengan keadaan.
Dummy