EKA
Rabu, 26 Agustus 2020 - 23:35 WIB

Anak Usaha Krakatau Steel Group Bukukan Laba USD30,04 Juta

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Dalam kondisi Pandemi Covid-19 seluruh Anak Perusahaan Krakatau Steel yang tergabung dalam Krakatau Steel Group hingga periode Juli 2020 masih dapat membukukan laba USD30,04 juta. Jauh meningkat jika dibandingkan dengan perolehan laba pada periode yang sama di tahun 2019 yaitu sebesar USD791,968.

“Sampai dengan bulan Juli 2020 secara keseluruhan kinerja Anak Perusahaan mampu melampaui target 2020 dan mengalami peningkatan dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun lalu. Penerapan Cost Efficiency yang kami terapkan juga kepada Anak Perusahaan terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja anak perusahaan,” ujar Direktur Utama Krakatau Steel, Silmy Karim di Jakarta, Rabu (26/8).

Pendapatan total Anak Perusahaan sampai dengan Juli 2020 mencapai USD296,96 juta. Penjualan tertinggi sampai dengan bulan Juli 2020 diperoleh PT Krakatau National Resources yang mencapai USD59,38 juta dan laba tertinggi diperoleh PT Krakatau Bandar Samudera sebesar USD8,15 juta. Secara umum, kemampuan Anak Perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya cukup baik ditunjukkan dengan current ratio rata-rata di angka 133%. Total penjualan di Anak Perusahaan yang bergerak di bidang baja sampai dengan Juli 2020 sebesar USD127,73 juta sedangkan perolehan penjualan di Anak Perusahaan yang bergerak di bidang nonbaja sampai dengan Juli 2020 mencapai USD169,22juta.

“Beberapa Anak Perusahaan menunjukkan prestasi yang baik dengan pencapaian laba maupun pencapaian penjualan walaupun di masa pandemi seperti saat ini. Semua tidak lepas dari usaha yang masif dilakukan secara bersamaan dan didukung penuh oleh induk,” jelasnya.

Salah satu contoh Anak Perusahaan yang sebelumnya merugi dan saat ini memberikan kontribusi kinerja yang membaik diantaranya PT KHI Pipe Industries dan PT Krakatau Wajatama. PT KHI Pipe Industries tahun lalu di periode sampai dengan Juli 2019 mencatatkan kerugian sebesar USD5,95 juta namun sekarang berhasil mencatatkan laba sebesar USD5,79 juta. Nilai penjualan sampai dengan bulan Juli 2020 sebesar USD46,58 juta.

Sebuah peningkatan kinerja juga dicapai oleh PT Krakatau Wajatama. Sampai dengan periode Juli 2020, PT Krakatau Wajatama memperoleh laba sebesar USD2,05 juta, meningkat dibandingkan dengan periode Juli 2019 yang mencatatkan kerugian sebesar USD7,93 juta. Hingga bulan Juli 2020 PT Krakatau Wajatama mencapai nilai penjualan sebesar USD21,77 juta.

Anak perusahaan lain yaitu PT Krakatau Tirta Industri sampai dengan bulan Juli 2020 meraih laba sebesar USD6,63 juta. Nilai penjualan PT Krakatau Tirta Industri meningkat dari USD19,70 juta di periode sampai dengan Juli 2019, menjadi sebesar USD22,26 juta jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2020. Menjadi kontributor laba tertinggi, PT Krakatau Bandar Samudera yang bergerak di bidang jasa kepelabuhan dan logistik sampai dengan bulan Juli 2020 menghasilkan pendapatan sebesar USD57,31 juta dengan laba USD8,15 juta.

“Krakatau Steel Group terus berbenah dan di masa pandemi ini kami manfaatkan untuk melakukan konsolidasi internal sampai ke Anak Perusahaan. Setelah pandemi ini usai kami berkeyakinan bahwa kinerja Krakatau Steel Group akan terus membaik,” pungkasnya.

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
17 jam yang lalu
Tinjau Longsor Majene, Kepala BNPB: Jalur Ulumanda Sudah Dapat Dilalui Kendaraan
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meninjau lokasi longsoran material yang menutup jalur menuju lima desa di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (20/1).
 
Nasional
22 jam yang lalu
Gempa M5,5 Guncang Maluku Tenggara, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,5 mengguncang Maluku Tenggara pada Rabu (20/1) siang pukul 11:28 WIB. Gempa tidak berpotensi tsunami.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Upaya Pelayanan Kesehatan Pascagempa M6,2 Sulbar
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mempersiapkan dua pusat layanan kesehatan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan pascagempa M6,2 di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
 
Nasional
22 jam yang lalu
Sebanyak 6.619 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Pekalongan
Sebanyak 6.619 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (18/1) pukul 19.00 WIB.
 
Nasional
19/01/2021 21:39 WIB
Hari Ini Tim DVI Polri Kembali Identifikasi Enam Korban SJ-182
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali berhasil mengidentifikasi enam jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kep. Seribu, Jakarta.
 
Nasional
19/01/2021 21:04 WIB
Curah Hujan Tinggi, Penyebab Banjir Bandang Bandang Di Puncak Bogor
 Banjir bandang menerjang Kampung Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1/2021). Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati menjelaskan, banjir disebabkan karena hujan dengan intensitas tinggi.
 
Nasional
19/01/2021 20:53 WIB
Bencana Sulut dan Jabar Berlanjut, Bantuan BNI untuk Korban Banjir
Bencana banjir melanda berbagai wilayah di Indonesia, setelah Kalimantan Selatan, kali ini bencana tengah merundung Kota Manado, Sulawesi Utara dan Bogor, Jawa Barat.
Telkomsel