EKA
Selasa, 25 Agustus 2020 - 16:30 WIB

2020, BBTN Optimis Capai Target

Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Foto/Roni.M/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. optimistis dapat mencapai target perseroan pada akhir tahun 2020 ditopang strategi percepatan bisnis proses, peningkatan kredit, serta likuiditas pasar yang membaik. 

Direktur Finance, Planning, and Treasury Bank BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan pandemi Covid-19 telah membuat perseroan melakukan berbagai penyesuaian, mulai dari strategi bisnis, proses bisnis, hingga target bisnis perseroan. Menurut Nixon, dengan penyesuaian tersebut, Bank BTN membidik laba bersih pada kisaran Rp1,1 triliun-Rp1,2 triliun pada akhir 2020 nanti. 

“Di Juni 2020, laba bersih kami on-track di level Rp768 miliar. Kami optimistis dapat mencapai target laba bersih pada akhir 2020 didukung strategi, peningkatan permintaan kredit, dan likuiditas pasar yang membaik,” ujar Nixon dalam Konferensi Pers Public Expose Live 2020 di Jakarta, Selasa (25/8). 

Nixon menambahkan perseroan membidik total aset akan tumbuh di level 4%-5%. Kemudian, kredit dan pembiayaan ditargetkan naik di level 5%-6%. Lalu, Bank BTN juga menargetkan Dana Pihak Ketiga (DPK) akan tumbuh pada kisaran 8%-9%. “Tentunya kami tetap berfokus perbaikan kualitas aset dan peningkatan dana murah untuk dapat menekan cost of fund,” kata Nixon. 

Di tengah pandemi Covid-19, angka penyaluran kredit perseroan mulai menunjukkan peningkatan. Hal tersebut terlihat dari beberapa lini bisnis Bank BTN yang menunjukkan pergerakan positif hingga Juni 2020.

Berdasarkan catatan kinerja semester I/2020, di segmen Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi misalnya, masih mencatatkan kenaikan sekitar 5,84% secara tahunan (year-on-year/yoy). KPR Subsidi bank BTN tercatat naik dari sekitar Rp107,34 triliun dari Juni 2019 menjadi sekitar Rp113,61 triliun di bulan yang sama tahun ini. 

Lalu, lini kredit korporasi pun naik 13,47% yoy menjadi sekitar Rp6,3 triliun di akhir bulan keenam tahun ini. Pembiayaan yang disalurkan Unit Usaha Syariah (UUS) BTN juga menunjukkan peningkatan sebesar 3,07% yoy menjadi sekitar Rp23,88 triliun di Juni 2020.

Hingga akhir tahun nanti, Nixon memproyeksikan permintaan kredit masih akan menunjukkan perbaikan. Apalagi, dari pameran perumahan Indonesia Property Expo (IPEX) Virtual yang digelar perseroan menunjukkan animo masyarakat yang cukup tinggi. 

Optimisme tersebut juga didukung penawaran awal Obligasi Berkelanjutan Bank BTN IV Tahap I Tahun 2020 yang mencatatkan kelebihan permintaan sebanyak 1,8 kali. “Dengan pergerakan positif ini, kami optimistis target laba akan tercapai. Apalagi kondisi likuiditas di pasar pun mulai membaik,” terang Nixon. 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
16 jam yang lalu
Tinjau Longsor Majene, Kepala BNPB: Jalur Ulumanda Sudah Dapat Dilalui Kendaraan
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo meninjau lokasi longsoran material yang menutup jalur menuju lima desa di Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (20/1).
 
Nasional
22 jam yang lalu
Gempa M5,5 Guncang Maluku Tenggara, Tidak Berpotensi Tsunami
Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,5 mengguncang Maluku Tenggara pada Rabu (20/1) siang pukul 11:28 WIB. Gempa tidak berpotensi tsunami.
 
Nasional
22 jam yang lalu
Upaya Pelayanan Kesehatan Pascagempa M6,2 Sulbar
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mempersiapkan dua pusat layanan kesehatan dalam melaksanakan pelayanan kesehatan pascagempa M6,2 di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).
 
Nasional
22 jam yang lalu
Sebanyak 6.619 Jiwa Terdampak Banjir di Kabupaten Pekalongan
Sebanyak 6.619 jiwa terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (18/1) pukul 19.00 WIB.
 
Nasional
19/01/2021 21:39 WIB
Hari Ini Tim DVI Polri Kembali Identifikasi Enam Korban SJ-182
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri kembali berhasil mengidentifikasi enam jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kep. Seribu, Jakarta.
 
Nasional
19/01/2021 21:04 WIB
Curah Hujan Tinggi, Penyebab Banjir Bandang Bandang Di Puncak Bogor
 Banjir bandang menerjang Kampung Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (19/1/2021). Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Raditya Jati menjelaskan, banjir disebabkan karena hujan dengan intensitas tinggi.
 
Nasional
19/01/2021 20:53 WIB
Bencana Sulut dan Jabar Berlanjut, Bantuan BNI untuk Korban Banjir
Bencana banjir melanda berbagai wilayah di Indonesia, setelah Kalimantan Selatan, kali ini bencana tengah merundung Kota Manado, Sulawesi Utara dan Bogor, Jawa Barat.
Telkomsel