Aldhi Chandra
Rabu, 19 Agustus 2020 - 22:37 WIB

Tingkatkan Produksi Beras, BUMN Klaster Pangan Garap Food Estate Sukamandi 1.000 Ha di Lahan Sang Hyang Seri

Foto/Dok-RNI/ECONOMICZONE
Foto/Dok-RNI/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Upaya peningkatan hasil pertanian melalui program Food Estate Sukamandi 1.000 hektar (ha) saat ini telah berjalan. Program yang dikembangkan oleh BUMN Klaster Pangan di Kecamatan Sukamandi, Kabupaten Subang Jawa Barat di atas lahan seluas 1.000 ha milik BUMN PT Sang Hyang Seri (Persero) (SHS) tersebut bertujuan membangun
suatu model budidaya pangan khususnya tanaman padi melalui pola Corporate Farming yang efektif dalam meningkatkan produktivitas serta efisien dengan penggunaan sarana produksi pertanian yang tepat dan pemanfaatan teknologi IT.

Direktur Utama SHS Karyawan Gunarso, Rabu, 19 Agustus 2020, di Subang mengatakan, program dijalankan untuk menjamin ketersediaan pangan khususnya beras guna berkontribusi mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui peningkatan hasil produksi.

Karyawan atau yang akrab disapa Wawan, mengatakan, Food Estate Sukamandi ini dikelola dengan kosep Corporate Farming. Guna memastikan hasil yang optimal, proses kegiatan dimulai dengan melakukan uji kondisi tanah, sistem pengairan (irigasi), dan proses budidaya. Berdasarkan hasil proses Analisa dan pengujian tersebut dibuatkan formulasi
untuk penggunaan teknologi pupuk, pengaturan pengairan, proses budidaya, penggunaan alat mekanisasi dan penerapan teknologi berbasis IT.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, konsep Corporate Farming yang diterapkan mengedepankan kemitraan dengan petani pemilik lahan melaui pola Inti Plasma Tanaman Padi. “Dalam pelaksanaannya, kami melakukan pendampingan kepada para petani mitra hingga proses jaminan pemasaran,” ujarnya Program ini dilaksanakan secara terintegrasi dari hulu (upstream) hingga hilir (downstream).

Produksi padi/gabah yang dihasilkan nantinya akan diolah dipenggilingan, baik penggilingan milik BUMN maupun bermitra dengan penggilingan setempat dalam rangka memberdayakan UMKM dan Koperasi Tani. Menurut Wawan, hasil produksi berupa beras akan dipasarkan ke UMKM dan warung-warung masyarakat, salah satunya, melalui aplikasi Warung Pangan milik BGR Logistic yang merupakan salah satu anggota BUMN Klaster Pangan.

Wawan menjelaskan, sinergi program Food Estate dengan Warung Pangan akan meningkatkan peran BUMN Klaster Pangan yang dikoordinatori oleh PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) dalam aktivitas pemenuhan rantai pasok komoditas dan produk pangan dari mulai sektor hulu, tengah, dan hilir.

Ia menggambarkan, di sektor hulu BUMN Klaster Pangan akan menggandeng Kelompok Tani, Koperasi Tani, dan BUMDES. Sementara di sektor tengah (manufacturing/produksi), BUMN Klaster Pangan dapat memanfaatkan infrastruktur internal dan juga bekerjasama dengan para penggilingan milik Kelompok Kania tau BUMDES. Adapun di sektor hilir, BUMN klaster pangan dapat berperan sebagai offtaker dan pasar bagi produksi sendiri dan produksi para petani dan produsen padi, gabah, serta beras.

Terkait perkembangan Food Estate Sukamandi, Wawan mengatakan, saat ini telah memasuki masa penanaman, pertumbuhan tanaman, dan perawatan. “Kondisi tanamannya sudah tumbuh cukup bagus, dengan anakan rumpun padi yang cukup banyak. Kami menargetkan terdapat peningkatan produktivitas rata-rata 30 persen lebih, atau dari rata-
rata awal 6 ton/ha menjadi minimal rata-rata 8 ton sampai 8.5 ton/ha. Fokus di lapangan adalah bagaimana menjaga tanaman dari serangan hama pengganggu seperti tikus dan weren yang dapat menyebabkan berkurangnya hasil produksi secara signifikan,” ungkapnya.

Menurut Wawan, output dari program Food Estate Sukamandi 1.000 ha adalah membangun suatu model budidaya pangan khususnya tanaman padi melalui pola Corporate Farming yang efektif dalam meningkatkan produktivitas serta efisien dengan penggunaan sarana produksi pertanian yang tepat dan pemanfaatan teknologi IT.

Adapun BUMN Klaster Pangan merupakan kelompok BUMN yang bergerak dalam bidang industri pangan. BUMN Klaster pangan beranggotakan 9 BUMN, yang terdiri dari PT RNI (Persero) sebagai koordinator, Perum Perikanan Indonesia, PT Berdikari (Persero), BGR Logistic, PT Garam (Persero), PT Perikanan Nusantara (Persero), PT Pertani (Persero), PT
Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), dan PT Sang Hyang Seri (Persero).

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
25/09/2020 19:03 WIB
Prodia Scientific Day Bagikan Informasi Imunitas Ditengah Pandemi
Lebih dari 230.000 kasus positif Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia dan diprediksi masih akan terus bertambah. Mengingat hingga saat ini vaksin dan obat khusus belum ditemukan, menjaga imunitas tubuh merupakan kunci penting agar terhindar dari virus corona jenis baru tersebut ataupun…
 
Bisnis
25/09/2020 18:51 WIB
Neem: Rahasia alami Himalaya Since 1930 untuk melawan jerawat
Jerawat telah menjadi masalah yang paling banyak dialami wanita. Namun, menemukan solusi yang tepat untuk jerawat adalah masalah yang berbeda. Dibutuhkan waktu dan kesabaran untuk menanganinya. Prosesnya yang panjang sering menyebabkan wanita merasa insecure dan mencari cara untuk…
 
Nasional
25/09/2020 14:58 WIB
Tingkatkan Kualitas Layanan ke Masyarakat, Telkom Dukung Pertamina Genjot Digitalisasi SPBU di Seluruh Indonesia
PT Pertamina (Persero) bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengimplementasikan program digitalisasi SPBU di seluruh Indonesia. Melalui digitalisasi ini, Pertamina dapat memantau kondisi stok Bahan Bakar Minyak (BBM), penjualan BBM serta transaksi pembayaran…
 
Nasional
25/09/2020 14:51 WIB
Telkomsel Dukung Program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI untuk Kenyamanan Belajar Jarak Jauh
Telkomsel terus bergerak maju menunjukan konsistensi dalam mendampingi masyarakat di berbagi fase kehidupan, terutama untuk menghadirkan kemudahan aktivitas digital yang mendukung upaya adaptasi terhadap kebiasaan baru.
 
Nasional
25/09/2020 14:30 WIB
Semakin Aman, Super App GoBiz Terus Jadi Andalan Mitra Usaha dengan Fitur Kelola Pegawai
Gojek kembali menjawab kebutuhan para mitra usaha dengan menghadirkan fitur Kelola Pegawai pada super app GoBiz (versi 3.19) - aplikasi manajemen bisnis untuk mitra usaha Gojek. Fitur Kelola Pegawai menambah lapisan perlindungan data usaha mitra, memudahkan pemilik usaha dalam mengelola…
 
Nasional
25/09/2020 14:26 WIB
Berbobot Ringan, Garmin Forerunner 745 Hadir dengan Fitur Berlimpah
Garmin Indonesia hari ini meluncurkan Forerunner 745, jam tangan GPS canggih bagi para pelari dan atlet triathlon yang membutuhkan perangkat pendamping saat berolahraga.
 
Nasional
24/09/2020 14:30 WIB
BRI Gandeng Startup Unicorn, Akselerasi Penyaluran KUR Digital
Sebagai terobosan mendukung UMKM agar bertahan dan bangkit dari pandemi COVID-19, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengakselerasi penyaluran Kredit Usaha Rakat (KUR) secara digital melalui kerja sama dengan eksosistem platform e-commerce dan ride hailing.
Dummy