Aldhi Chandra
Rabu, 19 Agustus 2020 - 12:21 WIB

Ericsson’s Hot Consumer Trends 2030 Prediksikan Internet yang Sepenuhnya Terhubung dengan Panca Indra

Foto/Ist/ECONOMICZONE
Foto/Ist/ECONOMICZONE
Dummy

ECONOMIC ZONE - Kehadiran inovasi teknologi akan semakin canggih ke depannya. Bukan hanya  penggunaan teknologi augmented reality (AR), virtual reality (VR), asisten virtual, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang sudah mulai diterapkan di berbagai use cases oleh perusahaan teknologi di era 4G, inovasi teknologi ini akan semakin canggih di era 5G. Berdasarkan Ericsson Research, prediksi kecanggihan teknologi ditandai dengan kemampuan internet dalam merepresentasikan panca indra manusia.

Akan seperti apa tren teknologi di masa depan? Mari simak skenario di bawah ini:

Saatnya berbelanja bahan makanan! Beberapa dasawarsa lalu, kita pasti akan langsung bergegas pergi ke supermarket. Tapi, sekarang, kita bisa berbelanja dari tempat tidur hanya dengan membuka aplikasi ride-hailing di smartphone sambil menonton acara memasak di platform berbagi-video daring. Mulai dari riset, pemesanan, hingga proses pembayaran, semua bisa dilakukan hanya dengan beberapa klik.

Skenario ini mungkin sudah tidak asing lagi dan kita mungkin berpikir teknologi kita sangat keren dan memesona. Tapi, tunggu dulu. Bagaimana jika kita bisa merasakan pengalaman berbelanja digital menggunakan segenap panca indra kita?

Laporan ConsumerLab oleh Ericsson menyatakan bahwa teknologi yang canggih akan memungkinkan internet yang sepenuhnya indrawi pada 2025, dan mungkin kemampuan untuk berkomunikasi secara digital melalui pikiran pada tahun 2030. Saat kita melangkah lebih jauh ke dalam sistem sensorik digital, garis antara dunia digital dan dunia nyata akan benar-benar memudar.

Sebagai latar belakang, survei ini dilakukan secara online pada penduduk di Jakarta, Singapura, Bangkok, Sydney, Delhi, Shanghai, Tokyo, London, Moskow, Stockholm, Mexico City, San Francisco, New York, São Paulo, dan Johannesburg pada Oktober 2019, serta mewakili 46 juta pengguna awal teknologi. 

Sampel terdiri dari setidaknya 500 responden dari setiap kota (total 12.590 responden dihubungi, dari mereka 7.608 memenuhi syarat), berusia 15-69 tahun, yang saat ini merupakan pengguna teknologi augmented reality (AR), virtual reality (VR), asisten virtual, maupun mereka yang bermaksud menggunakan teknologi ini di masa mendatang.

Lalu, apa saja 10 Hot Consumer Trends pada tahun 2030? Mari kita bahas satu per satu!

10 Hot Consumer Trends 2030 - Infographic.jpg

Your brain is the user interface 

Pada tahun 2030, teknologi diatur untuk menanggapi pikiran manusia dan bahkan mampu membagikannya kepada orang lain. Ketika otak manusia dapat bertindak sebagai interface maka keyboard, mouse, game controller, dan user interface perangkat digital lainnya menjadi tidak berguna. Pengguna hanya perlu memikirkan suatu perintah, dan itu akan terjadi.

Sounds like me 

Pelanggan pun berharap untuk memiliki kendali penuh tidak hanya atas apa yang mereka dengar tetapi juga apa yang orang lain dengar dari mereka. Di masa depan, mereka berharap dapat lebih mengendalikan bagaimana suara mereka dapat diterjemahkan ke dalam bahasa apa pun. Lebih dari 70%  responden berharap untuk memiliki earphone yang mampu menerjemahkan bahasa secara otomatis dan sempurna.

Any flavor you want 

Lebih dari 40% responden meyakini bahwa menempatkan perangkat di mulut akan secara digital meningkatkan rasa makanan. Dengan demikian, makanan apapun akan terasa seperti yang manusia inginkan. Hal ini dapat berdampak besar pada kesehatan dan diet manusia, sebab memungkinkan mereka untuk mengonsumsi makanan sehat, namun terasa layaknya masakan buatan restoran bintang lima. 

Digital aroma 

Aroma merupakan sensasi fisik yang memengaruhi manusia secara langsung dan dalam. Saat ini, pengalaman berbelanja daring belum melibatkan kemampuan mencium bau, namun pelanggan memperkirakan indra penciuman manusia akan menjadi bagian penting dari internet pada tahun 2030, dengan 47 persen memprediksi data penciuman akan tersedia bagi perusahaan untuk digunakan secara komersial.

Total touch

Kemampuan merasakan tekstur digital di masa depan mungkin akan melampaui batas-batas layar smartphone. Faktanya, enam dari 10 responden memperkirakan perangkat wristband akan dapat menstimulasi saraf sehingga manusia bisa merasakan obyek secara digital pada tahun 2030.

Merged reality 

Pada tahun 2030, separuh responden membayangkan perbedaan antara realitas fisik dan digital akan hampir sepenuhnya hilang. Pengalaman visual gabungan (merged visual) pertama diprediksi akan terjadi pada industri gaming terlebih dahulu: lebih dari tujuh dari 10 responden meyakini dunia game VR akan sulit dibedakan dari realitas fisik.

Verified as real 

Melanjutkan poin sebelumnya, separuh pelanggan meyakini bahwa pada tahun 2030, internet yang sepenuhnya indrawi akan semakin canggih hingga ke titik di mana realitas fisik dan digital akan berbaur menjadi satu, dan teknologi dapat meniru dan memanipulasi indra manusia.

Post-privacy consumers

Pelanggan percaya bahwa teknologi face recognition akan semakin populer digunakan dimana-mana, hingga konsep privasi hampir tidak ada lagi. Dengan demikian, setengah dari responden dalam studi tersebut mengharapkan adanya undang-undang data digital yang mengatur penggunaan data publik dan pribadi dengan jelas, sehingga masalah privasi tidak lagi ada.

Connected sustainability 

Sebanyak enam dari 10 responden meyakini bahwa layanan internet yang sepenuhnya indrawi memungkinkan manusia untuk secara digital seolah-olah berada dimana saja, sehingga dapat menghemat waktu serta membantu menyelamatkan Bumi. 

Sensational services

Dalam studi ini, pelanggan memperkirakan bahwa pada dasawarsa berikutnya suara dan penglihatan digital yang dilengkapi dengan sentuhan, rasa, penciuman, dan lainnya, akan mengubah pengalaman screen-based saat ini menjadi pengalaman multi-indra yang secara praktik tidak dapat dipisahkan dari realitas fisik. Lebih dari 40% responden mengaku ingin merasakan petualangan liburan digital yang melibatkan semua indra mereka, di mana manusia dapat membenamkan diri sepenuhnya di tempat dan periode waktu lain.

Saat konsumen melangkah lebih jauh ke dalam dunia sensorik digital ini, kita akan membutuhkan konektivitas sangat cepat, jeda waktu berbasis edge computing nyaris tidak kentara, dan otomatisasi canggih. Semua itu hanya dapat disediakan oleh teknologi generasi kelima. Tidak seperti generasi sebelumnya, yang berfokus pada komunikasi antarpribadi dan kecepatan data, 5G akan sepenuhnya mengubah cara orang merasakan dan berinteraksi, cara masyarakat bekerja, dan kinerja bisnis. Untuk itu, kerja sama antara industri, operator, pemerintah, dan pemangku kepentingan lain menjadi penting guna mempercepat penerapan 5G.


 

Dummy

Komentar

Dummy

Berita Lainnya

 
Nasional
25/09/2020 19:03 WIB
Prodia Scientific Day Bagikan Informasi Imunitas Ditengah Pandemi
Lebih dari 230.000 kasus positif Covid-19 terkonfirmasi di Indonesia dan diprediksi masih akan terus bertambah. Mengingat hingga saat ini vaksin dan obat khusus belum ditemukan, menjaga imunitas tubuh merupakan kunci penting agar terhindar dari virus corona jenis baru tersebut ataupun…
 
Bisnis
25/09/2020 18:51 WIB
Neem: Rahasia alami Himalaya Since 1930 untuk melawan jerawat
Jerawat telah menjadi masalah yang paling banyak dialami wanita. Namun, menemukan solusi yang tepat untuk jerawat adalah masalah yang berbeda. Dibutuhkan waktu dan kesabaran untuk menanganinya. Prosesnya yang panjang sering menyebabkan wanita merasa insecure dan mencari cara untuk…
 
Nasional
25/09/2020 14:58 WIB
Tingkatkan Kualitas Layanan ke Masyarakat, Telkom Dukung Pertamina Genjot Digitalisasi SPBU di Seluruh Indonesia
PT Pertamina (Persero) bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengimplementasikan program digitalisasi SPBU di seluruh Indonesia. Melalui digitalisasi ini, Pertamina dapat memantau kondisi stok Bahan Bakar Minyak (BBM), penjualan BBM serta transaksi pembayaran…
 
Nasional
25/09/2020 14:51 WIB
Telkomsel Dukung Program Bantuan Kuota Data Internet dari Kemendikbud RI untuk Kenyamanan Belajar Jarak Jauh
Telkomsel terus bergerak maju menunjukan konsistensi dalam mendampingi masyarakat di berbagi fase kehidupan, terutama untuk menghadirkan kemudahan aktivitas digital yang mendukung upaya adaptasi terhadap kebiasaan baru.
 
Nasional
25/09/2020 14:30 WIB
Semakin Aman, Super App GoBiz Terus Jadi Andalan Mitra Usaha dengan Fitur Kelola Pegawai
Gojek kembali menjawab kebutuhan para mitra usaha dengan menghadirkan fitur Kelola Pegawai pada super app GoBiz (versi 3.19) - aplikasi manajemen bisnis untuk mitra usaha Gojek. Fitur Kelola Pegawai menambah lapisan perlindungan data usaha mitra, memudahkan pemilik usaha dalam mengelola…
 
Nasional
25/09/2020 14:26 WIB
Berbobot Ringan, Garmin Forerunner 745 Hadir dengan Fitur Berlimpah
Garmin Indonesia hari ini meluncurkan Forerunner 745, jam tangan GPS canggih bagi para pelari dan atlet triathlon yang membutuhkan perangkat pendamping saat berolahraga.
 
Nasional
24/09/2020 14:30 WIB
BRI Gandeng Startup Unicorn, Akselerasi Penyaluran KUR Digital
Sebagai terobosan mendukung UMKM agar bertahan dan bangkit dari pandemi COVID-19, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mengakselerasi penyaluran Kredit Usaha Rakat (KUR) secara digital melalui kerja sama dengan eksosistem platform e-commerce dan ride hailing.
Dummy